Skip to main content

The Flag Coffee, Rekomendasi Cafe Buat WFC Di Jatibening

Meeting di ruang meeting The Flag Coffee | Foto: Salman Faris

Kafe kini jadi salah satu rekomendasi tempat kerja yang banyak diburu para digital nomad, alias pekerja digital seiring dengan semakin tingginya kebutuhan work from cafe (WFC).

Bagaimana tidak, bermodal sekian Rupiah saja, sudah bisa bekerja dengan nyaman, kondisi sejuk, ada makanan pula yang bisa dipesan kapan saja perut keroncongan. Dan kalau pintar cari tempat, bisa dapat yang harga makanannya terjangkau banget. 

The Flag Coffee, rekomendasi cafe buat WFC di Jatibening

Ngobrolin soal WFC, para digital nomad di area bekasi khususnya Jatibening bisa bersenang hati nih, soalnya, ada satu cafe lagi yang hadir di Jatibening, untuk memenuhi kebutuhan lokasi WFC kamu, namanya The Flag Coffee

Bertempat di Jl. Raya Panggung No.27, RT 005/RW003, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, The Flag Coffe Shop menyediakan Coworking Space dan Meeting Room berkapasitas 10-12 orang dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk memudahkan pengguna dalam bekerja. 

Aku paham betul, fasilitas di lokasi WFC adalah tolak ukur untuk seseorang mau bekerja dan berkegiatan di sana. Nah, berikut adalah beberapa fasilitas yang bisa kamu dapatkan jika WFC atau meeting di coffee shop ini. 

Internet

Saya percaya, setiap pekerja digital hidup berdampingan dengan internet. Dan ini jadi fasilitas pertama yang bisa teman-teman dapatkan jika memanfaatkan coworking space dan ruang meeting di The Flag Coffee, yakni wifi dengan internet berkecepatan tinggi. 

Ruang meeting non smoking kedap suara

Meja kecil terpisah di ruang meeting dengan satu donat dan minuman dari The Flag Coffee | Foto: Andini Harsono 

Tersedia pula ruang meeting kedap suara dengan kapasitas 10-12 orang di lantai atas cafe. Aku tahu kebutuhan kita semua, colokan alias stop kontak. Ya, ruang meeting ini menyediakan kurang lebih 10 stop kontak yang siap mengisi pundi-pundi baterai gawaimu yang terus berkurang selama proses kerja berlangsung. 

Sebagaimana meeting pada umumnya, kerap sekali butuh layar besar untuk menyampaikan ide-ide yang kemudian jadi bahan diskusi untuk mencapai target perusahaan. Kabar baiknya, The Flag Coffee telah menyediakan pula Smart TV berukuran 55 Inch dengan speaker dan microphone untuk memastikan semua peserta bisa mendengarkan dengan jelas apapun yang sedang disampaikan saat meeting berlangsung. 

Sebenarnya tidak pakai mic juga suara cukup terdengar lantang, tapi in case kamu dan tim butuh, kamu bisa menggunakan itu kapanpun. Ngga perlu setting ini itu, petugas akan siapkan agar timmu bisa tinggal pakai saja saat menggunakan ruang. 

Alat tulis dan kerja adalah paket yang tidak bisa dipisahkan. Di cafe ini, kamu juga bisa menemukan beberapa pcs alat tulis, penghapus white board, stepler, spidol, sticky notes dan beberapa alat tulis lainnya. Tentu, properti tersebut adalah milik cafe, yaa, janga dibawa pulang. Heheh. 

Yang aku suka, kalau meeting ada atasan dan sekretarisnya juga ikutan, biasanya sekretaris duduknya terpisah ya, mendengarkan sembari bertugas menjadi notulensi rapat. 

Nah, di ruang meeting ini, ada meja panjang untuk meeting dengan kapasitas 6 kursi. Tapi di sebelahnya, ada juga meja kecil yang dibuat terpisah dengan kapasitas 4 kursi. Bisa sebagai kursi tambahan peserta rapat, atau sekedar tempat sekretaris mencatat. Lalu tersedia pula sofa sedang kapasitas dua orang terpisah dari kedua meja tersebut. 

Di dalam ruang meeting ini, tersedia juga printer nih, teman-teman. Kamu bisa pakai dengan tambahan biaya sebanyak jumlah printing kamu dan tim, ya. 

Jangan khawatir kepanasan, sebab di ruangan ini, ada 2 AC yang siap bikin ruangan tetap di suhu dingin-sejuk. Satu AC saja ada yang 2PK. Bisa siapin jaket juga biar ngga terlalu kedinginan. Pokoknya vibes-nya kayak kantor-kantor besar yang pake AC central dan pegawainya kudu jaketan semua biar ngga enter wind alias masuk angin. Heheh. 

Tak ada yang lebih baik dari sedikit hiburan pasca rapat yang berkepanjangan. Di ruang yang sama, dengan menggunakan Smart TV, speakers dan microphone yang sama, kamu dan tim juga bisa berkaraoke ria, lho. Atau sekedar memanfaatkan tayangan pada Smart TV untuk mencari ide-ide segar yang barangkali bisa diterapkan di dalam tim. 

Semua fasilitas ini, jika digunakan baik hanya 2 orang atau untuk 12 orang sekalipun, hanya dibanderol Rp80.000 saja per jam atau Rp200.000 per hari dengan durasi waktu penggunaan mengikuti jam kerja, yaitu 8 jam. Ah satu lagi, ruangan ini non-smoking

Tersedia smoking area

Konon katanya, merokok adalah aktivitas wajib bagi seorang perokok. Tenang, The Flag Coffee sediakan coworking space untuk pengguna perokok kok. Ruang terpisah untuk kamu bisa menikmati waktu dengan tambakaumu, tanpa harus mengganggu pengguna yang tidak merokok. Win win solution. Semua nyaman tanpa ada gangguan. 

Toilet

Namanya juga manusia ya, laporan alam alias kebutuhan ke kamar kecil itu wajib dan pasti ada. Kamar kecil yang bersih juga jadi salah satu fasilitas yang bisa kamu manfaatkan di The Flag Coffee

Makanan 

Ada banyak menu makanan yang bisa kamu nikmati di cafe ini. Mulai dari risol, donat, hingga dimsum. Tapi sebentar, favorite aku adalah Ubi Brulee, ubi jalar yang dipanggang, kemudian kulit di bagian atasnya dikupas, lalu diberi vla dan taburan gula putih. Gula putih ini nantinya akan di-torch, atau "ditembak" dengan api untuk mendapatkan proses karamelisasi yang menambah cita rasa pada menunya. 

21 jenis kopi unggulan

6 Kopi unggul The Flag Coffee yang siap digiling dan dibawa pulang | Foto: Dokpri - Efa Butar butar

Kamu pecinta kopi? 

Aku bisa banget bilang, welcome home! The Flag Coffee Shop menghadirkan 21 jenis kopi yang bisa kamu nikmati selama kerja. Oh bukan cuma itu, cafe ini menyediakan coffee beans atau biji kopi yang siap digiling untuk kamu bawa pulang dan dinikmati di hari-hari berikutnya. 

Butuh apa? Robusta Lampung? Ada. Robusta Toraja? Ada juga. Mau nyobain Arabica Gayo Wine? Ada di sini! Tapi dari 21 jenis kopi yang tersedia di sana, ada 6 kopi yang dihighlight dan barangkali jadi list must try buat kamu si pecinta kopi. 

Contoh biji kopi pesanan yang baru digiling | Foto: Salman Faris 

Ke-6 kopi tersebut antara lain Honey Blend, Arabica Papua Wamena, Premium Blend, Arabica Mekarwangi, Arabica Mandailing sp, dan Arabica Anaerob Aceh. 

Begitu banyaknya jenis kopi di sini, masuk-masuk ke cafe, hal yang pertama menyapa kamu adalah aroma kopi. Menangkan dan nyaman. 

But easy! Buat kamu yang ngga bisa bersentuhan dengan kopi alias penikmati non-kopi, banyak menu lain juga kok yang bisa kamu nikmati. 

Dekat dari stasiun LRT Cikunir

Bagi warga di luar Bekasi yang ingin coba suasana baru dan WFC di cafe ini, The Flag Coffee tak jauh dari stasiun LRT Cikunir 1. 

Sebetulnya kalau mau jalan kaki, bisa saja, sekitar 15-20 menitan. Tapi kalau mau lebih cepat, naik ojek online cuma butuh waktu tempuh tak sampai 7 menit dengan ongkos Rp9.000 saja. 

Gimana? Tertarik coba?

Comments

Popular posts from this blog

KiriminAja VS Komship, pilih mana untuk dukung usaha?

  Pesanan pembeli yang siap dikirim | Foto: Dokpri - Efa Butar butar Usaha yang lahir dari pandemi Covid-19 Sejak pandemi Covid-19 melanda, banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat untuk sekedar menjaga kewarasan hingga bertahan hidup. Ada yang berolahraga dari rumah, ada yang fokus membangun konten, ada juga yang perlahan-lahan belajar mengelola sebuah bisnis entah itu berjualan produk pribadi atau sekedar menjadi reseller produk orang lain.  Masyarakat tersebut termasuk saya di dalamnya. Saya yang berolahraga dari rumah, saya yang bekerja dari rumah, saya yang juga turut belajar menjadi reseller produk kosmetik, produk perawatan tubuh, produk perawatan kulit hingga parfum dari salah satu brand yang berasal dari Swedia.  Sebenarnya semua bermula dari keinginan untuk merawat kulit saja. Mumpung banyak waktu di rumah. Saat itu meski produk kosmetik lokal sudah merebak, saya masih tetap terbayang-bayang aroma salah satu produk perfumed body cream dari brand tersebut yan...

Terapkan Inovasi, Cara Blogger Pertahankan Eksistensi

Ani Berta saat menyampaikan materi dalam talkshow Inovasi Blogger di Era Sosial Media | Foto: Maria  Eksistensi blog dari masa ke masa Februari 2006, portal berita ANTARA News merilis berita yang menyebutkan bahwa jumlah Blog di internet mencapai 27 juta. Tahun 2024, website optinmonster.com mirilis data bahwa ada sekitar 600jt blog di dunia pada tahun 2023 meskipun angka tersebut mencakup situs yang tidak aktif sehingga memang bisa memengaruhi keakuratan statistik.  Di sisi berbeda, jumlah pengguna Instagram di dunia dari tahun ke tahun juga terus menunjukkan pertumbuhannya. Tahun 2013 misalnya, pengguna sosial media yang berasal dari Amerika Serikat ini, digunakan oleh 110jt pengguna, dibandingkan Kuartal II tahun 2024, penggunanya telah mencapai 2,25 miliar. Fantastik! Sama halnya dengan YouTube. Sosial media yang memungkinkan penggunanya untuk menggunggah, menonton dan berbagi video ini juga turut mengalami kenaikan pengguna.  Tahun 2014 saja, YouTube sudah memiliki 1...

Bikin SKCK Online, 15 Menit Beres, Tapi...

  Tangkap layar tampilan SKCK | Foto: Dokpri - Efa Butar butar - Diolah dengan Canva Sejak diluncurkan tahun 2022 silam, kehadiran aplikasi PRESISI terbilang cukup memudahkan; meski banyak yang mesti harus di upgrade lagi. B agi yang belum tahu, PRESISI Polri menawarkan sistem yang menyatukan seluruh layanan data, memberikan kemudahan dalam membuat/membangun sebuah layanan baru, mengintegrasikan layanan yang telah ada dan membuat sebuah standarisasi layanan dari hulu hingga ke hilir. Seluruh tawaran ini dikemas dalam sebuah aplikasi yang diberi nama PRESISI. Jika ingin bicara makna harfiah, PRESISI juga menjadi slogan Polri di era Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang merupakan akronim dari prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.  Layanan yang diberikan  Layanan yang tersaji pada aplikasi ini cukup beragam mulai dari layanan SIM, STNK, Tilang, SKCK hingga Izin Keramaian.   Bukan hanya itu, di aplikasi ini juga tersedia informasi kantor polisi ...