Skip to main content

Peringatan Hari Kusta Sedunia, Momentum Tepat Diakhirinya Diskriminasi dan Stigma

 

Hari Kusta Sedunia | Foto: Freepik

Perayaan Hari Kusta Sedunia atau World Leprosy Day 

Hari Kusta Sedunia atau World Leprosy Day (WLD) diperingati setiap tahun pada minggu terakhir di bulan Januari dimana tahun ini bertepatan dengan tanggal 28 Januari. 

WLD sendiri dipilih oleh Raoul Follereau sebagai penghormatan terhadap Mahatma Gandhi yang banyak bekerja dengan penderita kusta dan meninggal pada akhir Januari tahun 1948. 

Adapun tema global yang juga disepakati oleh kementerian kesehatan RI perayaan WLD tahun ini adalah "Beat Leprosy Unity, Act and Eliminate" atau "Kalahkan Kusta"

Harapan akan perayaan Hari Kusta Sedunia

Ironisnya, data organisasi kesehatan dunia WHO menyebutkan bahwa Indonesia berada di peringkat 3 penyakit kusta terbanyak di dunia setelah India dan Brasil. 

Bertepatan dengan perayaan Hari Kusta Sedunia, NRL Indonesia bekerja sama dengan Berita KBR menyelenggarakan talkshow ruang publik dengan mengangkat tajuk serupa "Peringatan Hari Kusta Sedunia 2024." 

Kegiatan ini menghadirkan Agus wijayanto MMID selaku Direktur Eksekutif NLR Indonesia dan Hana Krismawati, M.Sc selaku Pegiat kusta dan Analis Kebijakan (Pusat Sistem dan Strategi Kesehatan - Minister Office)

Perayaan ini diharapkan menjadi momentum yang tepat untuk menggaungkan diakhirinya diskriminasi dan stigma kepada para pasien kusta dan Orang yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK). 

"Pesan yang mau disampaikan tentu saja karena kita ingin sekali benar-benar mengeliminasi kusta ini dari negara kita dan juga jadi semangat global untuk membantu para penyandang kusta untuk sembuh dari sakitnya dan kemudian mengeliminasi secara global, mengeliminasi kasus kusta ini" Ujar Hana. 

Harapan lainnya, lewat beragam edukasi dan sosialisasi yang disampaikan, dapat mengubah persepsi negatif menjadi dukungan dan pengertian. 

Talkshow ini bisa disaksikan di Ruang Publik KBR yang bisa disimak di 105 radio jaringan KBR di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua dan 104.2 MSTRi FM Jakarta atau live streaming via website kbr.id dan youtube Berita KBR. 

Tentang NLR Indonesia

Bagi yang belum tahu, NRL (until No Leprosy Remains) Indonesia adalah sebuah yayasan organisasi non-pemerintah (LSM) yang mendorong pemberantasan kusta dan inklusi bagi orang dengan disabilitas termasuk akibat kusta. Organisasi yang berdiri tahun 2018 ini beraliansi dengan organisasi bisnis di 6 negara, termasuk India, Brazil dan Indonesia. 

Organisasi ini memiliki visi ingin membuat Indonesia bebas dari kusta. 

"Tidak ada kusta lagi. Artinya, apa yang pernah kita lakukan? Memastikan tidak ada lagi transmisi, penularan harus berhenti, zero leprosy, kemudian kita juga harus memastikan kalaupun kemudian terjadi, sebelum zero leprosy harus memastikan tidak ada orang yang mengalami disabilitas karena kusta dan kemudian tidak ada lagi stigma, zero stigma" ujar Agus dalam pemaparannya. 

NLR Indonesia memiliki sejumlah mitra, termasuk Pemerintah khususnya Kementerian Kesehatan. Selain itu, NLR Indonesia juga memberikan perhatian terhadap kusta yang ada di berbagai daerah termasuk kabupaten dan kota, NLR juga bermitra dengan dinas-dinas di berbagai daerah endemis. Termasuk di dalamnya dinas kesehatan, dinas sosial untuk memberikan perhatian pada OYPK di daerah tersebut. 

Langkah membasmi kusta dari Indonesia 

Untuk bisa mencapai harapan peringatan Hari Kusta Sedunia 2024, perlu terus menyuarakan kampanye edukasi yang mencakup aspek medis, sosial, hingga pengalaman OYPMK yang telah pulih, dengan memberikan wawasan terkait kusta yang benar dan komprehensif. 

Untuk itu, ada sejumlah langkah yang akan, sudah dilakukan dan akan terus dilakukan untuk mencapai zero leprosy di Indonesia

1. Pelaksanaan program SUKA kolaborasi Berita KBR dan NLR Indonesia

Misalnya penyelenggaraan kusta lewat talkshow yang diadakan lewat kolaborasi Berita KBR dan NLR Indonesia dalam program SUKA (Suara Untuk Indonesia Bebas Kusta) yang selaras dengan program kusta untuk membasmi kusta dari Indonesia. 

Dengan begitu, akan lebih banyak masyarakat dari berbagai golongan yang aware dan paham seputar kusta, tak hanya dokter spesialis kulit saja, tapi lintas golongan. 

2. Pasien kusta harus berani jujur 

Saat ini, penanganan kusta sudah dimulai dari puskesmas terdekat. Oleh sebab itu, bagi penderita kusta yang baru mengetahui atau mendeteksi adanya gejala kusta seperti bercak yang diikuti bulu kulit rontok, lemahnya otot pada tangan dan kaki, luka yang sulit sembuh, kelopak mata yang tidak menutup sempurna, rasa kesemutan atau nyeri pada anggota tubuh atau wajah, dan telapak tangan atau kaki yang kurang rasa atau kebas, agar segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat. 

Bagaimanapun, semakin cepat terdeteksi dan ditangani, maka akan semakin cepat pula dimulainya proses penyembuhan. 

3. Dukungan keluarga

Peran dan dukungan keluarga pasien kusta juga sangat dibutuhkan dalam proses penyembuhan seorang pasien kusta. 

Tidak membuat jarak, tidak mengolok-olok apalagi ikut melakukan diskriminasi terhadap anggota keluarga yang pasien kusta. 

Sebaliknya, anggota keluarga dihimbau untuk memberikan dukungan agar pasien kusta mau memeriksakan diri dan optimis pulih kembali. 

Selain itu, anggota keluarga juga dapat memberikan edukasi kepada masyrakat sekitar yang mungkin jadi pelaku stigma dan diskrimasi agar informasi baik seputar kusta bisa disembuhkan lebih merata dan pasien tidak merasa dikucilkan. 

Comments

  1. Semoga dengan adanya peringatan hari kusta sedunia bisa membuat orang - orang peduli dengan penderita kusta sehingga bisa saling mendukung dalam berkegiatan

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

KiriminAja VS Komship, pilih mana untuk dukung usaha?

  Pesanan pembeli yang siap dikirim | Foto: Dokpri - Efa Butar butar Usaha yang lahir dari pandemi Covid-19 Sejak pandemi Covid-19 melanda, banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat untuk sekedar menjaga kewarasan hingga bertahan hidup. Ada yang berolahraga dari rumah, ada yang fokus membangun konten, ada juga yang perlahan-lahan belajar mengelola sebuah bisnis entah itu berjualan produk pribadi atau sekedar menjadi reseller produk orang lain.  Masyarakat tersebut termasuk saya di dalamnya. Saya yang berolahraga dari rumah, saya yang bekerja dari rumah, saya yang juga turut belajar menjadi reseller produk kosmetik, produk perawatan tubuh, produk perawatan kulit hingga parfum dari salah satu brand yang berasal dari Swedia.  Sebenarnya semua bermula dari keinginan untuk merawat kulit saja. Mumpung banyak waktu di rumah. Saat itu meski produk kosmetik lokal sudah merebak, saya masih tetap terbayang-bayang aroma salah satu produk perfumed body cream dari brand tersebut yan...

Mengoptimalkan Website untuk Pengalaman Pengguna yang Lebih Baik

Ilustrasi website | Foto: Rawpixel.com Salah satu poin penting yang harus diperhatikan dari sebuah website adalah pengalaman terbaik bagi pengguna saat mengunjungi website tersebut.  Pengalaman pengguna yang baik bukan hanya membuat pengunjung bisa menghabiskan lebih banyak waktu di website, namun juga bisa meningkatkan retensi dan konversi. Lalu, bagaimana cara mengoptimalkan website untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik itu? Baca juga:  Mengenal Load Balancing, Cara Kerja dan Kelebihannya 1. Desain Responsif Desain responsif berarti desain dapat menyesuaikan tampilan website di berbagai perangkat seperti dekstop, tablet dan ponsel. Hal ini menjadi penting mengingat saat ini semakin banyak jumlah pengguna yang mengakses internet melalui perangkat mobile .  Berikut adalah upaya yang bisa kamu lakukan untuk menerapkan desain responsif dalam sebuah website: Gunakan framework seperti Bootstrap yang sudah memiliki grid system responsif Uji tampilan website ka...

Terapkan Inovasi, Cara Blogger Pertahankan Eksistensi

Ani Berta saat menyampaikan materi dalam talkshow Inovasi Blogger di Era Sosial Media | Foto: Maria  Eksistensi blog dari masa ke masa Februari 2006, portal berita ANTARA News merilis berita yang menyebutkan bahwa jumlah Blog di internet mencapai 27 juta. Tahun 2024, website optinmonster.com mirilis data bahwa ada sekitar 600jt blog di dunia pada tahun 2023 meskipun angka tersebut mencakup situs yang tidak aktif sehingga memang bisa memengaruhi keakuratan statistik.  Di sisi berbeda, jumlah pengguna Instagram di dunia dari tahun ke tahun juga terus menunjukkan pertumbuhannya. Tahun 2013 misalnya, pengguna sosial media yang berasal dari Amerika Serikat ini, digunakan oleh 110jt pengguna, dibandingkan Kuartal II tahun 2024, penggunanya telah mencapai 2,25 miliar. Fantastik! Sama halnya dengan YouTube. Sosial media yang memungkinkan penggunanya untuk menggunggah, menonton dan berbagi video ini juga turut mengalami kenaikan pengguna.  Tahun 2014 saja, YouTube sudah memiliki 1...