BERLIMA Hadirkan Inspiring Indonesian Look 2022 Persembahan untuk Perempuan Indonesia

BERLIMA Entrepreneur saat jumpa pers Mardin Baklava Cafe | Foto: Efa Butar butar

Kalau saja dulu, R.A. Kartini tidak melakukan emansipasi dan memperjuangkan hak-hak perempuan Indonesia, mungkin hingga kini masih terus di bawah laki-laki, tidak berdaya, tidak pula memiliki hak untuk bersuara, dipandang lemah dan hanya hidup hanya sebagai pendamping, penyempurna lingkup sosial dan terbelakang. 

Padahal, lihat saja apa hasil perjuangan pahlawan emansipasi wanita ini! Perempuan berdaya, bekerja, setara dengan pria, memiliki mimpi, tujuan dan kebebasan usaha untuk mendapatkannya. 

Lebih jauh lagi, mimpi itu pula yang menjadi pembuka jalan untuk perempuan mengajarkan kebaikan, pendidikan yang elok untuk keturunan, turut serta pula membantu menopang perekonomian keluarga, dan bila dikerucutkan lagi ke belakang, perjalanan panjang perempuan Indonesia dalam mewujudkan mimpinya, berdampak pula untuk menguatkan perekonomian bangsa. 

Dilansir dari laman resmi Kemenkopukm, dari data Badan Pusat Statistik (BPS) di 2021, sebanyak 64,5 persen dari total UMKM dikelola oleh kaum perempuan. Kemudian riset dari Sasakawa Peace Foundation & Dalberg juga mencatat, persentase wirausaha perempuan di Indonesia cukup tinggi, yaitu 21 persen

Sayangnya, pandemi Covid-19 yang terjadi hampir 3 tahun terakhir memporakporandakan sejumlah bisnis yang pelan-pelan sempat dibangun. 

Sisi lain dari pandemi Covid-19 ini, hadirnya wadah dan peluang baru yang muncul tanpa perlu bertatap muka untuk menggantikan aktivitas normal yang sebelumnya berjalan.  

Di masa ini pulalah sejumlah lini usaha yang semula berlangsung luring, perlahan memutar haluan bertahan dengan daring. Sebab pilihannya hanya itu, daring atau mati. 

Selesai sudah tantangan pandemi Covid-19 meski belum bisa disebut sepenuhnya usai. Melihat fenomena menata kembali semangat baru ini, Martha dan 4 rekannya sesama perempuan Indonesia kemudian menghadirkan Berlima Entrepreneur. 

Mengenal Berlima Entrepreneur

Seperti namanya, Berlima Entrepreneur adalah 5 perempuan Indonesia yang memiliki visi dan misi serupa dengan profile yang berbeda-beda, kemudian sepakat untuk hadir dalam kemasan BERLIMA yang dihadirkan sebagai wadah dan semangat baru pelaku bisnis (entrepreneur) perempuan untuk bisa bangkit dari pandemi Covid-19. 

Dengan tagline "Ekonomi kreatif di tangan perempuan berkarya" sekaligus membawa misi pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi kreatif berbasis teknologi dan komunitas, Berlima hadir mengajak perempuan Indonesia bebas berekspresi dan berwawasan luas. 

Berlima Entrepreneur sendiri meliputi:

  1. Martha Simanjuntak selaku Founder
  2. Fitri Wigati Mumpuni
  3. Yulie Anita Bangun
  4. Kia Wael dan 
  5. Yulia Warman

Kelimanya berkomitmen untuk mendukung karya-karya perempuan Indonesia melalui gelaran kegiatan untuk pemberdayaan perempuan berbasis teknologi dan komunitas. 

BERLIMA hadirkan Inspiring Indonesian Look 2022

Memiliki anggota 3 orang dengan profesi Designer, sebelumnya, BERLIMA telah sukses dengan gelaran mini show yang menampilkan karya-karya ketiganya. 

Tak ingin berpuas hati, BERLIMA kembali unjuk gigi menunjukkan karya-karya terbaru mereka dengan menghadirkan Inspiring Indonesian Look 2022. 

Acara ini digelar di Mardin Fine Baklava, Kemang, sebagai puncak acara gelaran mini show sebelumnya. 

Ada sejumlah catatan penting pula yang perlu digarisbawahi dari kegiatan ini sebagai bukti bagaimana BERLIMA terus memberikan dukungannya kepada karya perempuan Indonesia dan pelaku ekonomi kreatif lainnya, seperti:

  • Tak berfokus pada karya pribadi, BERLIMA hadirkan pula sejumlah perempuan inspiratif Indonesia lainnya yang kemudian akan menerima Award Inspiring Women for Leadership and Entrepreneurship
  • Talkshow dan edukasi dari tantangan menjadi wanita karir hingga pengenalan asal muasal kebaya Indonesia
  • Mini show dari 3 Designer berbeda, namun tetap mengusung konsep Nusantara.
  • Martha Simanjuntak selaku pemilik bisnis ChataUlos, pakaian berbahan ulos, turut pula melibatkan gondang Batak (Musik tradisional Batak) sebagai bentuk kecintaan dan upayanya untuk terus mengenalkan budaya Batak ke mata dunia
  • Mudah saja sebetulnya untuk menggandeng model profesional dalam gelaran puncak acara mini show ini, namun BERLIMA dengan misi lainnya adalah women support women, melibatkan pertemanan sesama perempuan pelaku bisnis 
  • BERLIMA juga hadirkan lelang baju hasil design ketiganya untuk kepentingan charity
  • Hingga bazaar

"Jadi memang, kami memiliki komitmen untuk terus berkolaborasi (dalam berkarya). Kami juga berharap, acara ini tak selesai di sini namun bisa pula berlanjut di waktu-waktu yang akan datang" Ujar Martha Simanjutak saat memberi sambutan kepada seluruh tamu. 

Talkshow dan edukasi dari Perempuan Inspiratif Indonesia penerima Award Inspiring Women for Leadership and Entrepreneurship

Salah satu perempuan Inspiratif Indonesia penerima Award Inspiring Women for Leadership and Entrepreneurship yang dihadirkan adalah Ina H. Rachman SH. MH selaku Professional Lawyer dan praktisi hukum. 

Menurutnya, menjadi seorang perempuan karir memang tantangannya sangat besar, meski begitu, Ina berhasil melewati tantangan tersebut dengan caranya sendiri. 

Berikut adalah sejumlah kiat sukses ala Ina H. Rachman:

  • Terus belajar dari kegagalan
  • Menjaga keluarga
  • Menjaga circle pertemanan 
  • Terus melibatkan Yang Di Atas dalam setiap urusan

"Sedikit saja dari aku, jangan pernah mengambil keputusan saat emosi. Jangan juga memberi janji saat senang atau bahagia. Karena otak akan berjalan sejalan dengan suasana hati" Tuturnya sebelum menerima trophy Award Inspiring Women for Leadership and Entrepreneurship. 

Selain Ina H. Rachman, turut hadir pula Ibu Nirmala Chandra dari Perempuan Berkebaya. 

Dalam kesempatan Inspiring Indonesian Look 2022 ibu Nirmala tak hanya membawa pulang throphy Award Inspiring Women for Leadership and Entrepreneurship, namun sempat pula menjelaskan sedikit tentang asal muasal kebaya Indonesia yang ternyata berasal dari kemben dan selendang yang dilampirkan untuk menutupi. Keduanya kemudian dijahit dan menghasilkan kebaya. 

Ibu Nirmala juga mengajak perempuan Indonesia terutama anak-anak muda untuk turut serta mendukung perjalanan Kebaya Goes to UNESCO sebagai busana tradisional Indonesia. 

"Kita berharap, kebaya ini bisa kita bawa ke UNESCO sebagai warisan budaya tak benda" Ujarnya. Menurutnya, gerakan ini harus segera dieksekusi, sebab negara tetangga juga memiliki kebaya, jangan sampai keduluan oleh mereka. 

Terkait kegiatan ini, Ibu Nirmala menyambut baik Inspiring Indonesian Look 2022. 

"Oh iya,  tentu saya bangga sekali memiliki teman-teman perempuan yang memiliki ide untuk terus membangun sesama perempuan Indonesia lainnya seperti kegiatan hari ini". Tutupnya. 


Comments