Skip to main content

Lebih Dekat Lebih Kompak Karena Herbalism Mugwort Mask

 

Tim with Herbalism Mugwort Mask dari Scarlett Whitening | Foto: Dokpri

5 orang baru dipertemukan dalam sebuah komunitas kemudian harus menjelajah hingga 8 hari. Adaptasi iya, nurunin ego juga iyaa. Belajar mengenal iya. Ini penting, apalagi yang tergabung dalam tim.

Itu yang kami rasakan dalam perjalanan JALIN Komunitas JAVA Series yang dilaksanakan selama 8 hari. Perjalanan dimulai dari DKI Jakarta, menuju Banten terus bergerak dengan Hiace hingga ujung Timur Jawa, yakni Banyuwangi.

Bawa senjata andalan agar wajah tak minyakan

Herbalism Mugwort Mask dari Scarlett Whitening | Foto: Dokpri

Pemilik wajah jenis berminyak pasti paham betul dengan permasalahan ini. Meski sudah menggunakan serangkaian face care, tak lama, ujung-ujungnya wajah produksi minyak lagi dan lagi.

Kalau di rumah aja, kondisi ini sih ngga terlalu mengganggu, tapi kalau lagi di luar dan bergerak aktif, wah ngga bisa banget dibiarin. Jadi memang harus bawa senjata andalan agar wajah tak melulu minyakan.

Beruntungnya, sebelum melakukan perjalanan Java Series, aku udah lebih dulu siapin senjata andalan. Charcoal mask yang udah terkenal dengan kemampuannya untuk mengurangi produksi minyak di wajah. Aku bawa Herbalism Mugwo

rt Mask dari Scarlett Whitening.

Alasan milih Herbalism Mugwort Mask dari Scarlett Whitening

Bareng Herbalism Mugwort Mask dari Scarlett Whitening | Foto: Dokpri

Sebenarnya sih, udah jadi rahasia umum kalau kandungan charcoal mask ini punya kemampuan untuk membantu menyerap minyak berlebih di wajah. Inilah salah satu alasan kenapa aku memutuskan memilih produk ini.

Bamboo charcoal yang terkandung dalam Mugwort Mask dari Scarlett Whitening tak hanya mampu menyerap minyak berlebih, tapi bertugas pula menjadi natural exfoliator yang mengangkat sel kulit mati dari permukaan kulit dan membersihkan pori-pori sehingga wajah jadi lebih cerah.

Tolong dicatat ya, sejak awal aku jadi pengguna Scarlett Whitening, termasuk rangkaian face carenya yang Brightly, kandungan bahan rangkaian face care dari brand ini termasuk maskernya, memang dihadirkan untuk mencerahkan, bukan memutihkan.

Media perekat dan bikin lebih kompak

Herbalism Mugwort Mask, bikin lebih deket lebih kompak | Foto: Dokpri

Sebetulnya aku ingin sekali berbagi alasan-alasan lain kenapa aku memilih produk ini, tapi sepertinya akan kuceritakan di artikel berbeda saja. Biar artikel ini mengisahkan bagaimana Herbalism Mugwort Mask dari Scarlett Whitening bikin tim jadi lebih dekat dan lebih kompak.

Aktivitas kita sebetulnya ngga terlalu menguras tenaga, tapi sekali turun ke lapangan, apalagi destinasi wisata alam, memang lumayan bikin wajah kusam. Belum lagi kalau perjalanan kita ini tidak dilindungi dengan sunscreen untuk proteksi wajah dari paparan sinar matahari langsung.

Kita yang semula merasa asing, saling tak kenal, mencoba beradaptasi, jadi jauh lebih cair dengan hadirnya Herbalism Mugwort Mask dari Scarlett Whitening di tengah-tengah kami.

Baca juga: Review Brightly Series dari Scarlett Whitening

Pasalnya, kukira hanya aku yang akan butuh, tapi ternyata, begitu tim tau ada Herbalism Mugwort Mask dari Scarlett Whitening di antara kami, semuanya turut bersemangat ingin menikmati kesegaran wajah usai mendapatkan manfaat dari masker ini. Perempuan juga laki-laki.

Ini sedikit lucu sih, mengingat laki-laki yang jadi tim kami sepertinya tergolong kaum yang ogah memberikan perawatan khusus untuk wajah. Jadi ketika mereka dihadapkan dengan masker Mugwort Mask, mereka excited sekaligus kebingungan “Makenya gimana? Gini kan balurinnya? Udah pas begini belum” begitu kira-kira pertanyaan mereka ketika mengenakan produk ini. Banyak pertanyaan, tapi tetap dikenakan.

Belum lagi ketika mereka menyadari bahwa semakin masker mengering, semakin wajah mereka tertarik. Itu artinya, sebaiknya kami diam menikmati tarikan tersebut agar masker tidak pecah sebelum membasuh wajah.

Bukannya diam, mereka malah keheranan dan bikin masker ketarik lebih kencang. Akhirnya ya mau ngga mau maskernya pecah. Kenapa ya begitu? Ketika harus diam, adaaaa aja tiba-tiba hal lucu yang bikin ketawa.

Sisi positif dari pecahnya masker di wajah kami adalah, Mugwort Mask Scarlett Whitening jadi media perekat anggota tim. Media yang membuat anggota saling lebih kenal, terbuka dan suasana menjadi lebih cair. Lebih pentingnya lagi, berawal dari sana, tim menjadi jauh lebih kompak. Bayangin, cuma gara-gara Mugwort Mask. Hahah.

Thank you, lho, Scarlett Whitening!

Hasilnya? Wajah lebih cerah dan produksi minyak tak terlalu banyak seperti biasanya.

Bikin siap menghadapi hari

Memang ya, salah satu yang bikin percaya diri timbul maksimal adalah ketika wajah cerah dan terus tampil memukau.

Memang, masker ini direkomendasikan hanya maksimal dua kali penggunaan saja seminggu. Dan tepat sekali, kami menggunakan ini dua kali selama perjalanan.

Menggunakan Mugwort Mask jadi pilihan yang tepat selama perjalanan karena bikin wajah tetap dalam kondisi maksimal dan bikin seluruh tim siap menghadapi hari.

Lagi, produksi minyak memang masih ada, tapi menurutku masih dalam kondisi wajar. Tak seperti biasa tanpa penggunaan masker yang bikin wajah terlihat berat karena berminyak.

Ada dua varian

Seriously Shooting & Hydrating gel mask | Foto: Dokpri

Oh ya, sebetulnya masker dari Scarlett Whitening ini ada dua jenis, satu yang Herbalism Mugwort Mask untuk wajah berminyak, ada juga Seriously Shooting & Hydrating gel mask. Kalau yang satu ini memang dihadirkan oleh Scarlett Whitening untuk jenis kulit berjerawat. Tinggal sesuaikan aja dengan kondisi wajah kamu, ya.

Oh ya, kabar baiknya nih, kalau jenis wajah kamu tipe kombinasi, T-Zone berminyak dan bagian pipi berjerawat, kamu juga bisa gunakan kedua jenis masker ini, lho. Aplikasikan Mugwort Mask di bagian T-Zone, lalu aplikasikan Seriously Shooting & Hydrating gel mask di bagian pipi yang berjerawat. Sekali maskeran, dua masalah terselesaikan. Seru kan?

Kabar baik lainnya nih, kemarin, salah satu timku punya jenis wajah yang berjerawat, dia ikut pakai Mugwort Mask. Aku sempet deg-degan sih, takutnya wajahnya makin break out, untungnya ngga. Dia malah ketagihan lagi pake maskernya sekali lagi. Hahah.

Pembelian yang mudah dan harga yang terjangkau

Harga produk ini lumayan terjangkau menurutku, aku harap kaupun merasa begitu. Ini juga alasan lain kenapa memilih Mugwort Masknya Scarlett. Sama dengan harga produk Scarlett Whitening lainnya, harganya hanya Rp 75.000 dengan berat bersih 100G.

Karena penggunaannya cukup 2 kali seminggu, satu produk ini bisa dipakai hingga 2-3 bulan, tergantung ketebalan pengaplikasian juga ya.

Metode belinya sangat banyak, order Mugwort Musk Scarlett Whitening sekarang.

Baca juga: Kenalan Sama Dua Varian Masker Terbaru Dari Scarlett Whitening, yuk!

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Cerita 4 Hari 3 Malam di Hotel Aryaduta Tugu Tani.

Masih berbicara tentang Vlog dan Blog Competition yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Januari 2020 lalu. Puncak acara ini adalah BI Netifest 2020 yang diadakan di museum Bank Indonesia sekaligus pengumuman pemenang dari seluruh kategori. Cerita selengkapnya tentang keseruan keberlangsungan acara tersebut bisa kamu baca di sini:  5 Alasan Penting Mengapa Harus Ikutan Vlog dan BlogCompetition Bank Indonesia. Jika tahun 2019 lalu tempat yang disediakan oleh Bank Indonesia bagi seluruh finalis terpilihnya adalah Hotel Grand Mercure Gajah Mada, maka tahun ini Bank   Indonesia memfasilitasi Hotel Aryaduta Tugu Tani untuk tempat penginapan selama acara, salah satu hotel berbintang 5 di Jakarta. Selama 4 hari 3 malam berada di hotel ini, masing-masing punya cerita sendiri. Termasuk aku.Masing-masing punya cerita mulai dari teman baru, view kamar, pengalaman yang di dapat, fasilitas yang ditawarkan oleh hotel, hingga hal-hal menarik apa saja yang dapat dilakukan di

Serunya Mengikuti Test CPNS di Kementerian Pertanian

Di ruang tunggu sebelum memasuki area registrasi | Foto: Efa Butar butar Yuhuuu, mana nih suaranya para pejuang CPNS? Tetap semangat, terus belajar jangan lupa berdoa dan minta restu orang tua sebelum test CPNS nya ya. Kebetulan, dari sekian ratus ribu peminat CPNS, aku salah satu di dalamnya. Heheh. Aku ambil Kementerian Pertanian dengan jabatan sesuai bidang yang dulu kuambil saat kuliah. Dan sesuai dengan jadwal yang telah dikeluarkan oleh Kementan dalam websitenya, untuk wilayah DKI Jakarta, ujian dilaksanakan di gedung Auditorium Kementerian Pertanian tanggal 11-14 Februari 2020 menyusul lokasi lain yang sudah lebih dahulu melaksanakan ujian. Dan hari ini, Rabu 12 Februari 2020 adalah jadwalku dan ratusan peserta lainnya untuk ujian. Tulisan ini kubuat setelah mengambil tas dan keluar dari ruangan ujian. Dan sebagai peserta yang telah menyelesaikan tanggungjawabnya, lega ya tentu saja. Aku sudah melaksanakan tanggung jawabku untuk melakukan yang terbaik dala

Tak Perlu Dibedah, Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur Tawarkan Cara Singkat untuk Penanganan Penyakit Kardiovaskular

Dokter pemateri dan MC | Foto: Dokumen Pribadi Petang tadi, usai menghadiri sebuah acara dibilangan Alam Sutera, tanpa sengaja aku bertemu dengan seorang Bapak paruh baya. Wajahnya sangat pucat dengan pergerakan sangat lambat. Saat itu kami sedang berada di kereta Commuter Line ke arah stasiun tanah abang. Bedanya, Beliau duduk, sementara saya dan penumpang lain berdiri. Sesaat sebelum turun, seorang Ibu yang berada persis di sisinya menuntun Beliau berdiri. “Tolong dikasih jalan ya Mas, Mba. Maaf, sakit jantung soalnya.” Tanpa perlu diminta, penumpang yang berdiri membentuk lorong kecil untuk Beliau berjalan tanpa halangan. Mungkin Beliau baru mendapatkan perawatan atau mungkin pasang ring jantung. Memang, tiap kali dihadapkan dengan penyakit yang terdengar sangat berbahaya ini, panik, hati-hati, ketakutan, cemas adalah sederet perasaan yang tak bisa dipisahkan. Dan itu wajar karena penderita penyakit jantung konon kapan saja bisa “lewat”. Tidak ada hati yang siap unt