Review Hotel Raja Kuta Mandalika

Foto: Hotel Raja Kuta Mandalika | Sumber foto: Dokpri

Hotel Raja Kuta Mandalika menjadi hotel pertama yang kami tempati begitu tiba di Mandalika, Lombok. Saat itu suasananya memang mendung, tapi meski begitu, alam Mandalika dan tampilannya dari lantai 4 Hotel Raja Kuta Mandalika tetap memesona.

Hotel Raja Kuta Mandalika ini sendiri terletak di Jl. Raya Pantai Kuta, kecamatan Pujut Kuta, Kabupaten Lombok Tengah di Nusa Tenggara Barat.

Perjalanan ini merupakan sebuah hadiah setelah berhasil menjadi salah satu pemenang kompetisi menulis yang dilaksanakan oleh Kemenparekraf dan Kompasiana dalam rangka kampanye Destinasi Super Prioritas (DSP) di Indonesia.

Setelah juga mengikuti kompetisi menulis DSP Yogya dan Danau Toba lalu tak berhasil, rupanya rejekiku ada di Lombok ini. Hehhe. Padahal, kalau mengingat kembali saat aku gagal menang DSP Danau Toba, rasanya kecewaku berlipat kali ganda pada diri sendiri.

Aku yang memang berasal dari sana, menyukai segala jenis kulinernya, sampai suka bercerita tentang budayanya, rupanya belum menjadi jaminan bikin aku jadi pemenang. Kualitas tulisan tentu juga jadi acuan.

Kala itu, aku tak hanya kecewa. Hahah. Aku juga merasa gagal jadi boru Toba (Perempuan yang berasal dari daerah Toba). Merasa gagal mengenalkan daerah asalku lewat tulisan.

Tapi lagi-lagi rejeki memang Tuhan yang atur. Kalau kata temen-temen sih mestinya buat aku, ke Toba itu pulang kampung. Bukan buat dimenangin pas ada lomba. Hahah. Dan sekarang kupikir-pikir, ya benar juga. Kalau saja saat itu menang ke Danau Toba, mungkin aku ngga akan ngider-ngider keliling Sirkuit Mandalika yang lagi banyak dibahas dunia.

Foto bersama pemenang kompetisi menulis dan pembicara | Sumber foto: Dokpri

Tujuan perjalanan kami ke Lombok ya tentu mengenal lebih jauh DSP Mandalika ini lalu ikut bercerita lewat tulisan. Mulai dari Sirkuit Mandalika, Bukit Merese, Bukit Selong, Sembalun, juga menjelajah kulinernya yang khas dengan rasa pedas.

Seru?

Tentu! Tapi aku akan bercerita satu per satu. Mulai dari review Hotel Raja Kuta Mandalika ini.

Dibangun sebagai persiapan menyambut gelaran MotoGP

Di Sirkuit Mandalika yang siap digunakan untuk MotoGP Maret mendatang | Sumber foto: Dokpri

Setelah dipastikan oleh Chief Strategic and Communication Mandalika Grandprix Association (MGPA) bahwa Sirkuit Mandalika sudah masuk dalam daftar kegiatan MotoGP 2022 yang akan dilaksanakan pada 18-20 Maret mendatang, pariwisata Lombok pun berbenah.

Sembari terus menyempurnakan Sirkuit Mandalika, infrastruktur juga tak luput diperbaiki, berbagai akomodasi pun ikut dibangun, salah satunya adalah hotel Raja Kuta Mandalika ini. Hotel di Lombok untuk nonton MotoGP. 

Meski baru diresmikan pertengahan tahun 2021, hotel ini sudah jadi salah satu pilihan hotel nyaman untuk ditinggali selama di Lombok, NTB.

Lokasi yang strategis

Pantai Kuta Mandalika yang berada tepat di depan hotel | Sumber foto: Dokpri

Hotel ini terletak di atas lahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pantai Kuta Mandalika. Lokasinya juga cukup strategis. Dari Lombok Praya International Airport hanya berkisar 30-40 menitan. Aku bikin estimasi waktu paling lama ya. Ini karena dalam perjalanan ke hotel, kami mampir makan dulu. Heheh. Harusnya lebih cepat, apalagi kalau pakai mobil. Jalanan juga ngga begitu macet.

Menurut info, kalau belum ada kendaraan di Lombok, untuk menuju hotel, kamu bisa sewa travel aja dari bandara.

Lokasi hotel ini juga strategis banget. Selain ke bandara, hotel Raja Kuta Mandalika juga dekeeeet banget ke Sirkuit Mandalika. Cuma butuh waktu sekitar 3-5 menit doang. Bukan cuma itu, ada juga bukit Merese, bukit Seger dan Tanjung Aan. Dengan begitu, ada lebih banyak tempat di Mandalika yang bisa kamu eksplore.

Cantik bukit Merese | Sumber foto: Dokpri

Lanjut lagi, seperti yang aku sampaikan, penampakan alam Mandalika cukup terekspos dari kamar di lantai atas hotel Raja Kuta Mandalika ini. Tapi untung-untungan juga ya, ngga semua kamar yang mengarah ke pantai, kecuali kamu memang request ke petugas hotel. Tapi kalaupun ngga dapat view kamar ke arah pantai, ngga masalah, kamu bisa menikmati view kolam renang dan seluruh gedung hotel yang menurutku cukup memanjakan mata.

Cuma, kalau bisa, kamarnya yang arah pantai aja ya. Kwkwkwk. Ngotot! Bagus soalnya!

Dibikin bingung sama bentuk hotel yang letter U

Bentuk hotel yang mirip letter U | Sumber foto: DokPri

Hotel ini memang cukup unik. Bangunannya ngga tinggi, tapi luas dan lebar. Kalau diliat-liat dari balcon kamar sih, bentuknya letter U gitu. Liat foto yang di atas deh.

Terus, pengaturan nomor kamar juga bikin bingung. Hahaha. Karena gedungnya letter U, dan lumayan panjang, pengunjung yang baru check in, udah kecapean dan mau buru-buru istirahat tapi malah salah jalan bakal kesel sih di sini. Wkwkwk.

Lorong hotel yang begitu panjang | Sumber foto: Dokpri

Bingungnya itu, nomor kamarnya ngga berlanjut gitu. Aku di kamar berapa ya kemarin? Lupa deh, cuma aku sama temen sekamar milih belok kiri. Udah nyari sampe pojok sanaaaaa banget, eh, nomor kamarnya ngga ada. Wkwkwk. Muter tuh ke sebelah kanan, akhirnya ketemu. Di paling pojokkkk banget kamarnya! Untungg aja kondisi saat itu ngga cape-cape amat. Jadi kita nyari kamarnya juga sambil ketawa-ketawa karena diprank sama nomor kamar.

Maksud aku, nanti, kalau sewaktu-waktu kamu ke sini, kamu bisa tanya dulu ke Receptionist, kamar kamu itu ke arah kiri apa kanan, biar ngga perlu bolak balik nyari.

Kalau urusan balik ke lobby, sebetulnya ada lift-lift terdekat dari kamar, tapi tetep, jalan menuju lobby nya ya lumayan panjang juga. Hehhe.

Harga

Berhubung seluruh trip dibiayai oleh Kemenparekraf, aku ngga tau sih berapa harga pasti per malamnya. Tapi karena kepo dan biar ngga penasaran terus, aku coba cek ke Online Travel Agent (OTA).

Dari sana bisa kelihatan, baik Traveloka, mapun Tiket.com (Yang aku jadikan acuan pesanan tiket dan hotel. Karena selama ini lebih sering pesan di dua OTA ini) harganya cukup mahal. 1jtan untuk deluxe twin room per malam dan kamar suite nya hampir 3jtan. Kami sendiri dapet kamar yang deluxe twin.

List harga Raja Kuta Mandalika | Sumber foto: Tangkap layar website rajakutamandalika.com

Kalau langsung di websitenya, hotel Raja Kuta Mandalika berikut adalah list harganya:

  • Deluxe room: Rp 1.500.000
  • Grand Deluxe Room: 1.800.000
  • Junior Suite: Rp 3.000.000
  • Suite Room: 3.500.000
  • President Suite: 5.000.000

Makanan

Well, kita ngga bisa seragamkan ya karena ini menyangkut selera.

Kita bahas bagian bagusnya dulu.

Salah satu sarapan di Hotel Raja Kuta Mandalika | Sumber foto: Dokpri

Saat sarapan, aku berani jamin, kamu bakal nyamannnnn banget berlama-lama sarapan di sana. Bubur kacang merah, bubur kacang hijau, buah, roti dan kue, dan sederet jenis sarapan di sana cukup enak.

Tapi yang lebih menarik dari sekedar rasa enak adalah, hijaunya bukit dan tenangnya Pantai Kuta Mandalika yang terlihat begitu jelas dari restoran. Ini yang bikin acara sarapan dan menginap di Hotel Raja Kuta Mandalika jauh lebih menyenangkan, damai, dan bikin betah berlama-lama. Sebaliknya, di malam hari, view ini lebih terlihat manis dan romantis. 

View sarapan di Hotel Raja Kuta Mandalika | Sumber foto: Dokpri

Kini, kita beralih ke catatan perbaikan. Menurutku, untuk hotel sekelas bintang 4 dengan harga yang cukup mahal, kukira aku akan berhadapan dengan menu makanan yang mewah. Ternyata dugaanku salah. Heheh, makanan yang disajikan lebih ke makanan Indonesia.

Well, ngga masalah. Hotel-hotel bintang 5 lain di Jakarta juga tetap sajiin makanan Indonesia kok. Tapi setidaknya, rasanya enak.

Salah satu menu makan malam di Hotel Raja Kuta Mandalika | Sumber foto: Dokpri

Aku ngga tahu ya, apakah memang urusan rasa disesuaikan ke wisatawan mancanegara, bukan wisatawan lokal sehingga menurutku, dan beberapa rekan lain (Total pemenang kompetisi menulis ada 10 orang) kami berempat yang ada di meja, sepakat bahwa rasa makanan kurang menarik di lidah nusantara. Garamnya kurang, bumbu makanan juga tidak terasa, pun makanan yang disajikan dingin.

Mandalika yang malam itu cukup dingin, rupanya tidak bisa dihangatkan oleh makanan yang tersaji. Hehhe.

Satu lagi, di kawasan hotel ini, cukup banyak anjing liar. Ngga jahat kok, tapi kan kita tahu persis gimana seramnya gong gongan anjing. Nah, kalau kamu phobia sama hewan yang sebetulnya menggemaskan ini, kamu juga harus pertimbangkan tentang fakta anjing liar di depan hotel. Atauuu, kamu bisa make sure dulu ke petugas di sana sebelum memutuskan melakukan pemesanan kamar. 

Anjing liar di area hotel | Sumber foto: Dokpri

Fasilitas

Deluxe twin room hotel Raja Kuta Mandalika before check out | Sumber foto: Dokpri

Fasilitas yang disajikan di Hotel Raja Kuta Mandalika ini cukup bervariasi. Mulai dari welcome drink, spa & wellness, pool & gym, fasilitas ruang rapat, bell-boy untuk anter tas dan koper tamu ke kamar, WiFi, balcony, serta air mineral dan kopi di dalam kamar.

Nah, untuk harga segini nih di Jakarta, kayaknya kita udah dapet bathtup ya.

Aku juga ngebayanginnya begitu. Sebelum berangkat, aku pikir, wah pas banget nih buat me time, berendam di air anget setelah seharian beraktifitas. Udah lama juga ga staycation.

Ternyata ngga dapet. Huhu. Hanya kamar mandi dan memang ada air panasnya juga. Tapi ekspektasiku yang ketinggian buat berendam di air anget sirna sudah. Hahahha.

Satu lagi, seenak-enaknya mengguyur badan di bawah air mengalir yang hangat, perlu kamu inget, air di sini beda. Mungkin karena berdekatan dengan laut kali ya. Jadi tiap kali habis keramas, rambutnya super kaku. Pastikan kamu bawa conditioner kalau nginep di hotel Raja Kuta Mandalika, ya.

Pelayanan

Di setiap tempat memang akan selalu ada lebih dan kurangnya. Tak terkecuali hotel Raja Kuta Mandalika ini.

Meski makanan beratnya kurang pas di lidah nusantara, viewnya tetap sangat menenangkan. Meski harganya bikin ekspektasi terlalu tinggi untuk dapet fasilitas lebih, ternyata tergantikan dengan pelayanan yang super ramah dari seluruh petugas.

Aku dan aku yakin rekan-rekan yang ikut di trip kami yang berlangsung 2 malam di Hotel Raja Kuta Mandalika ini juga merasakan yang sama, bahwa seluruh petugas di sana sangat ramah dan cekatan untuk membantu para tamu.

Termasuk ketika kami menyewa sepeda yang disewakan oleh hotel, cuma Rp 15.000 doang satu jam. Saat itu beberapa kali ada kendala di penggunaan sepeda, dan mereka terus bantu tanpa ngomel. Hahaha.

Sepedaan malam hari. Sepeda disewa dari Hotel Raja Kuta Mandalika | Sumber foto: Dokpri

Oh iya, aku lupa bilang, kalau kamu juga punya opsi lain untuk menghabiskan malam. Yakni berkeliling dengan sepeda yang disewakan hotel tersebut. Sekitar satu jam aja cukup. Kamu bisa main ke Masjid Nurul Bilad yang terkenal di Lombok atau main ke pusat kota.

Penutup

Jadi, apakah mau kembali lagi ke hotel Raja Kuta Mandalika?

Tentu saja! Tapi kalau dapet undangan lagi kali ya dari Kemenparekraf. Atau langsung dari Hotel Raja Kuta Mandalikanya? Who knows? Hehhe.

Comments

  1. Bagus ya hotelnya.. aku belum pernah ke lombok. Biasanya aku selalu balik lagi ke hotel yang sama kalau makanan dan kolam renangnya bagus ahaha

    ReplyDelete
  2. Seru ya menginap di hotel dengan pemandangan yang indah banget. Menu makanannya pun enak-enak semua ya, kak. Dari dulu aku pengen ke Lombok tapi belum kesampaian. Semoga suatu saat nanti aku bisa piknik ke Lombok.

    ReplyDelete
  3. Wah nyaman sekali mbak menginap di Hotel Raja Kuta Mandalika ini
    Fasilitasnya lengkap ya mbak
    Suasanya juga nyaman

    ReplyDelete
  4. Yang buat nyaman nih hotelnya menghadap langsung ke pantai Mandalika.Asyik ya Fa, fasilitasnya lumayan lengkap. Btw berapa hari nginap di Hotel Raja Kuta Mandalika? Ketemu gak sama anjing liar?

    ReplyDelete
  5. Wahh selamat ya kak jadi jadi salah satu pemenang di kompetisi menulis, dan bisa jalan" ke Lombok di hotel yg bagus ini.. Jadi pingin juga nih main" ke Lombok.. Hehee

    ReplyDelete
  6. hihii...menarik yaah, Hotel Raja Kuta Mandalika bikin semakin menarik karena ada teka-teki dalam penomoran kamar.
    Seru banget, berada di Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

    ReplyDelete
  7. Seneng banget bisa jalan2 ke Lombok ya ka efa..hotelnya bagus banget pemandangannya juga semuanya indah..keren deh k efa bisa jadi pemenang kompetisi menulis

    ReplyDelete
  8. Ya ampun keren banget Lombok deh, kapan aq bisa ke sana mau lihat pemandangannya langsung hehe

    ReplyDelete
  9. seru banget mbaaak bisa mampir ke lombok. lihat sirkuit mandalika. beruntungnya bisa jalan-jalan dibayarin.. hehe

    ReplyDelete
  10. Bisa kesasar ya Mba,, lantaran hotelnya berbentuk huruf U jadinya nomornya nggak urut gitu ya,, nice review nginep di Hotel Raja Kuta Mandalika ya,, jadi referensi kl ke Lombok nanti

    ReplyDelete
  11. Walaupun lorong hotelnya panjang, tapi menurut daku sama Efa mah bisa aja jadi teman nyanyi satu album, kek waktu di hotel Jakpus itu wkwkwk

    ReplyDelete
  12. Seru banget ya bisa mengunjungi Mandalika dari hasil lomba nulis. Jadi mupeng euuy pengen ke Lombok lagi, terakhir ke sana waktu masih kuliah dulu which is puluhan tahun lalu hehehe. Sekarang pasti udah banyak berubah ya.

    ReplyDelete
  13. Dapet kamarnya disana 1 kamar berapa orang? Kalo dr ceritanya 1 kamar berdua kayanya ya..

    ReplyDelete
  14. Selamat ya kak, rejekinya di Lombok pas happening kan. Aku belum pernah ke Lombok tapi suami anak kakaku yg pertama, orang Lombok jadi seru juga dengar seputar Mandalika. Nah ini ditambah info hotelnya jadi pengen juga ke Lombok. Karena nggak ada yg kebetulan di dunia ini ya udah diatur Allah SWT

    ReplyDelete
  15. Aiih seruuu yang bisa ke Mandalika! Selamat yaaa Ana
    aku bisa ngebayangin antara "senang' dan .. "lah kok susah dapat makan enak - dll"
    well.. mungkin karena mereka juga diserbu kan saat itu, jadi mungkin kurang siap SDM nya dan infrastrukturnya kurang juga

    ReplyDelete
  16. oh mungkin karena memang target konsumennya mancanegara ya, jadi makanannya selera londo kitu.. ahh pengen banget deh ke mandalika

    ReplyDelete
  17. Jadi pengen mampir kesana deh aku. Bagus,lumayan lah hotelnya,fasilitas sepedanya yang bikin mupeng bisa olga pagi2 deket2 hotel ya.

    ReplyDelete
  18. Keren ya Mandalika sekarang. 3 tahun kesana kayanya masih bukit-bukit aja tau-tau sekarang udah rame. Ada hotel besarnya lagi deh.

    ReplyDelete
  19. Air dekat pantai memang suka berasa beda, ya. Lihat viewnya cakep banget. Jadi dapat info deh kalau mau ke Mandalika enaknya menginap di hotel apa

    ReplyDelete
  20. Hu...hu...hu...pengen banget nih dek kakak kesana. Asyik banget ya di Mandalika. Baca reviewnya menyenangkan sekali. Apalagi alamnya masih asri, bersih dengan hamparan tumbuhan hijau. Hotelnya juga ok ya, strategis
    Salam: Dennise Sihombing

    ReplyDelete
  21. Tempatnya bagus, strategis. Jalan sedikit sudah dapat pantai. Hanya makanan agak kurang dan posisi kamar agak membingungkan. Aku juga pernah nyasar ke bawah malah kamar-kamar dan lorong sepi.

    ReplyDelete

Post a Comment