Tak Lagi Bikin Bingung, Danone Bantu Orangtua Bedakan Gejala Alergi Saluran Cerna dan Gangguan Saluran Cerna Fungsional


Dalam kegiatan sehari-hari, acara perkumpulan yang melibatkan makanan kerap terjadi. Dan memang, tidak bisa dipungkiri, makan adalah cara yang menarik untuk berkumpul lalu saling bercerita setelahnya. 

Tentang makan ini, bagi orang dewasa, adalah hal yang mudah untuk mengungkapkan makanan apa yang disukai, tidak disukai, yang membahayakan bagi kondisi tubuh, yang sedang dibutuhkan tubuh, sampai makanan apa yang membuat alergi hingga harus dihindari. 

Yang jadi pertanyaan adalah, bagaimana ya dengan anak kecil? Bagaimana cara mereka mengomunikasikan tentang hal-hal tersebut?

Bagaimana anak tahu makanan apa yang menjadi alergen atau penyebab alergi bagi tubuhnya? Padahal, sebagai salah satu makhluk kecil yang menggemaskan, anak kerap disajikan berbagai makanan oleh orang tua dan orang dewasa lain yang ada di sekelilingnya. 

Salah-salah memberi makanan alergen pada anak dapat berpotensi mengancam keselamatan anak tersebut. Untuk itu, orang tua memang harus stand by 24 jam awas pada anak. Awas pula pada orang dewasa lain yang sedang bermain pada anak. Dan yang paling penting untuk digarisbawahi adalah orang tua harus memahami, mengenali dan mendeteksi sejak dini makanan apa saja yang menjadi sumber alergen pada si kecil. 

Mengapa hal ini penting dilakukan?

Kita kulik dan cari tahu sama-sama lewat edukasi yang diadakan (lagi-lagi) oleh Danone yang tak henti memberi perhatian yang merata untuk tumbuh kembang anak-anak Indonesia. 

Danone, wadah melengkapi pengetahuan tentang si kecil 

Lewat Danone ini sebetulnya banyak edukasi baru untuk orang tua terutama calon orang tua dan mereka yang masih mempersiapkan diri memasuki dunia pernikahan. 

Kalau bukan karena edukasi dalam rangka peringatan Hari Jantung Sedunia, mana aku bisa tau bila ternyata memiliki suami perokok yang membuat istrinya menjadi perokok pasif berpotensi melahirkan anak dengan kelainan jantung bawaan. 

Tentu, bukan hanya itu penyebabnya, ada faktor-faktor lain juga. Namun salah satu dampak yang dirasakan bila memiliki suami perokok yang membuat sang istri menjadi perokok pasif adalah melahirkan anak dengan resiko kelainan jantung bawaan. 

Belum lagi informasi tentang stunting yang sampai saat ini masih terus digaungkan oleh Pemerintah dan stokeholder-stakeholder terkait, termasuk Danone. 

Sekarang, edukasi terbaru yang diberikan oleh Danone adalah mengenal alergi saluran cerna dan saluran cerna fungsional. Gangguan pada bayi dengan gejala yang mirip namun kadang mengecoh orang tua. 

Lho, emang alergi ada di saluran cerna? 

Yap, alergi tak hanya terlihat pada kulit dan saluran pernafasan saja, ada juga di saluran pencernaan. 

Kaget? Santaiii, seperti yang aku sampaikan sebelumnya, banyak fakta-fakta tentang kesehatan si kecil yang tadinya tak terpikirkan, tidak diketahui, kini tercerahkan lewat edukasi-edukasi dari Danone. 

Menggandeng dr. Frieda Handayani, SpA(K) seorang Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastrohepatologi, Danone memberikan edukasi dengan mengangkat bahasan Gejala Alergi Saluran Cerna VS Gangguan Saluran Cerna Fungsional: Cara Membedakannya. 

Saluran cerna yang sehat, sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan dan tumbuh kembang optimal si kecil. Sistem pencernaan yang belum berfungsi maksimal memerlukan perhatian khusus agar tidak menyebabkan terjadinya permasalahan di saluran cerna yang berdampak pada tumbuh kembang si kecil.

Informasi ini juga bisa kamu dapatkan selengkapnya di YouTube Nutrisi Bangsa: https://www.youtube.com/watch?v=qCiMo5QEXyM&t=641s 

Pastikan untuk subscribe, ya. Karena ada banyak sekali webinar-webinar yang mungkin akan menjawab berbagai pertanyaan tentang anak kamu di sana. 

Mengenal alergi 

Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh manusia terhadap benda tertentu yang seharusnya tidak menimbulkan reaksi di tubuh orang lain.

Alergi bisa menyerang siapa saja, baik orang dewasa dan bayi sekalipun.

Umumnya, reaksi tersebut dapat muncul di kulit dan saluran pernafasan, namun pada bayi, reaksi alergi juga bisa ditemukan di saluran pencernaan. 

Membedakan gejala alergi saluran cerna dan gangguan saluran cerna fungsional

Saluran cerna pada bayi memang rentan terkena gangguan, hal ini disebabkan saluran cerna bayi belum berkembang secara sempurna di awal kehidupannya. 

Fungsional gastrointestinal disorder (FGDI) atau gangguan saluran cerna fungsional adalah gejala saluran cerna kronis yang terjadi dalam jangka panjang dan berulang. 

Dalam kasus FGDI, biasanya orang tua akan menemukan anak gumoh, kolik dan konstipasi. 

Nah, ngomong-ngomong tentang gumoh nih, dulu aku ngefans banget sama Nastuhsa, anaknya Chelsea Olivia dan Glenn.

Kala itu, sang ayah, Glenn Alinskie, mendokumentasikan kegiatannya dengan sang putri. Ketika sedang asik memainkan putrinya dalam pelukannya, Nastusha malah muntah.

Tapi anehnya, muntahnya itu sambil senyum-senyum ketawa gemesin gitu. 

Kala itu, kusebut muntah karena memang ngertinya baru itu. Hehe. 

Ternyata, yang Nastusha lakukan saat itu adalah gumoh. Mirip-mirip dengan muntah, namun gumoh tidak membuat anak kesakitan atau menderita. 

Gumoh ini sendiri dialami hampir 30% anak di bawah usia 6 bulan. Kolik dialami hampir sekitar 20% bayi di awal kelahirannya, konstipasi 15% serta diare kurang dari 10%.

Sedangkan alergi pada anak usia di bawah 6 bulan umumnya disebakan oleh Alergi Susu Sapi (ASS) dan debu. 

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan bahwa angka kejadian anak Alergi Susu Sapi. 

Gejalanya sama, yakni kolik, gumoh dan konstipasi. Ada juga yang diikuti muntah mual hingga diare.

Namun untuk mempermudah membedakannya, orang tua bisa mulai dengan melakukan pengecekan riwayat alergi, melakukan eliminasi makanan, sampai mengenali tanda bahaya pada makanan. 

Gejala alergi sejak dini ini penting dilakukan karena dapat memengaruhi kualitas hidup dan tumbuh kembang anak, sedangkan pada gangguan saluran cerna fungsional tidak. 

Sering mengecoh dan sulit dibedakan, Danone hadirkan Allergyc Tummy Checker yang akan dilaunching pada tanggal 1 November mendatang. 


Allergyc Tummy Checker ini merupakan sebuah tools digital yang diinovasikan oleh Danone Specialized Nutrition Indonesia dan dapat diakses oleh semua orang tua Nusantara secara gratis. 


Comments