Perjalanan Panjang Berburu Face Care Lokal yang Cocok untuk Wajah

Akhirnya ketemu jodoh face care | foto: Efa Butar butar

Bicara tentang kesehatan wajah, aku rasa semua orang sepakat bahwa mencari face care sama seperti mencari jodoh. Pelan-pelan, hati-hati, teliti, gagal, coba lagi. Yaaa, gampang-gampang susah.

Gampang, karena ada banyak sekali rekomendasi face care di luar sana. Mulai dari harganya yang murah sampai bikin heran saking murahnya, hingga yang harganya tak terjangkau oleh gaji UMR karyawan.

Susahnya ya itu, banyak yang palsu. Dan personally, sebelum aku memutuskan untuk memilih produk face care, perjalanannya memang panjang. Karena taruhannya kulit wajah, salah satu anggota tubuh yang pertama sekali mencuri perhatian ketika bertemu dengan seseorang. Jadi ya memang super selektif. Aku ngga mau juga asal pilih hingga akhirnyaa, mengorbankan kulit wajahku.

Untukku pribadi, perjalanan panjang itu mencakup juga beberapa pertimbangan seperti di bawah ini:

  • Tentu saja yang terutama, produknya ASLI!
  • Harga
  • Kandungan pada face care
  • Manfaat yang ditawarkan
  • Korelasi manfaat produk dengan kondisi wajah
  • Isi bersih  
  • Serta membaca honest review dari pengguna-pengguna sebelumnya.

Kenapa ini penting?

Awal tahun 2020 lalu, akhirnya, setelah singgah sana sini di beberapa produk face care, aku berhasil ketemu produk yang cocokkkkkk banget sama kulit wajahku.

Semudah itu ketemunya?

Tentu tidak! Pernah juga coba-coba pakai sabun wajah, kulit wajah jadi terlalu kering bahkan terlihat keriput. Pokoknya bikin ngga nyaman saat ketemu orang lain. Harganya hampir Rp 500.000 dengan ukuran sabun yang kecil.

Meski efeknya udah kerasa dipemakaian 2-3 kali, aku tetep kekeuh pakai. Eh, bener, malah makin parah. Hahha. Akhirnya sabun kebuang bersama dengan harganya yang tak murah itu. Huhuhu.

Oh iya, tipe wajahku itu yang berminyak parah ya. Kalau jerawat sih, puji Tuhan, ngga ada tantangan sama sekali kecuali, kalau lagi kedatangan tamu bulanan.

Balik sama produk face care yang udah cocok di aku. Isinya seperti biasa terdiri dari cleansing gel, eye cream, serum, day cream dan night cream. Tapiiii, harganya 1,8jt untuk satu set tersebut.

Betul, ada harga, ada rupa. Cumaaa, kalau udah cocok dan produknya habis, muter deh itu kepala, ini gimane nih belinya lagi? Wkwkkw. Mana isi produknya juga bukan yang banyak-banyak amat.

Wah, iya, makin kalang kabut. Pembelian pertama lancar, beberapa bulan kemudian habis dan masih kebeli, eh ketiga kalinya, mulai mikir wah ini kayaknya gue kudu beralih nih, ngga kuat sama harganya. Hahaha.

Nekat nyobain face care lokal yang sudah lama diincar

Karena udah mulai ngga nyaman dengan harga face care lama, aku mencoba cari produk lain yang punya kualitas sama dengan harga yang lebih bersahaja.

Produk ini sebetulnya sudah lama aku denger dan lihat, ada kali 2 tahunan. Cuma, seingatku, dulu belum ada series face care selengkap ini. Informasi mendalam tentang produk ini juga sudah cukup lama aku incar, tapi masih terus jadi penonton aja.

Sampai, ada beberapa ulasan teman yang bahas seputar produk baru dari Scarlett, yaitu face carenya nih. Mulai deh lirik-lirik tertarik, tapi lagi-lagi, belum berani langsung cobain.

Dan entah kenapa, begitu memutuskan kembali melakukan perjalanan berburu face care, kepikirannya malah produk ini. Kenapa? Ngga jauh-jauh karena produk ini menjawab semua pertimbangan yang sudah kulist sebelumnya:

  • Harga yang sangat terjangkau, hanya berkisar Rp 75.000 per item nya
  • Quantity produk yang menurutku sepadan dengan harga
  • BPOM RI aman
  • Produk ini tidak diujikan ke binatang
  • Tidak mengandung merkuri
  • Non-Hydroquinone. FYI, bahan ini sebetulnya berfungsi untuk mengatasi hiperpigmentasi, namun memang sangat keras bagi kulit. Efek sampingnya pun tidak ringan dan bisa menyebabkan kerusakan kulit akut jika digunakan dalam jangka panjang.
  • Manfaat dan kandungannya yang sesuai dengan kebutuhan kulit wajahku

Jadi mikirnya oh oke, ini bahannya aman, syarat-syarat lain yang kucaripun sudah centang, harganya juga sangat terjangkau. Jadi bila sewaktu-waktu kubeli dan ngga cocok, just nothing to lose. Aku juga ngga rugi-rugi amat karena terbantu harganya yang super terjangkau itu.

Cus, langsung pesan. Ngga satu dua item, tapi langsung satu rangkaian. Hahah

Penasaran ngga sih, aku lagi bahas produk apa?

Kayaknya sih udah pada bisa nebak ya? Produk ini juga lagi ramai-ramainya lalu lalang di media sosial dan merajai e-commerce Indonesia di bagian face care.

Yap! Scarlett Whitening by Felicya Angelista.

Scarlett Whitening, produk face care lokal yang bikin wajah makin kenyal

Brightly Series Scarlett Whitening | Foto: Efa Butar butar

Face care Scarlett Whitening terdiri dari dua series yaitu Acne Series dan Brightly Series.

Sehubungan dengan kondisi wajahku yang berminyak, tentu pilihanku jatuhnya ke yang Brightly Series.

Di dalam satu kotak series ini, terdiri dari enam produk:

  1. Brightening facial wash
  2. Brightly essence toner
  3. Brightly after serum
  4. Glowtening serum
  5. Brightly ever after cream day, serta
  6. Brightly ever after cream night

Selain itu, di dalam box ada juga bonus sticker lucu yang bisa dimanfaatin untuk menghias benda-benda yang kita sukai. Oh iya, ada sticker Oppa ganteng, Song Joong Ki juga! Kamu yang ngefans banget dengan aktor Korea Selatan yang satu ini, boleh deh siap-siapin dana, dan langsung pesan paket Brightly Series Scarlett Whitening X Song Joong ki, di sini

Dari coba-coba, jadi terbiasa, kini terasa ada yang kurang bila dia tiada. Eakkk.

Tapi, memang kira-kira begitu pengalamanku jadi pengguna face care Scarlett Whitening ini. Aku yang semula cuma coba-coba dan berpikir nothing to lose bilapun produknya kurang cocok dengan wajah aku, sekarang malah ketagihan.

Syukurnya lagi nihhh, cocok!

Dua minggu sudah aku jadi pengguna face care Scarlett. Sesuai claimnya, produk ini memang mencerahkan. Catet ya, mencerahkan, bukan memutihkan. Dan aku bisa merasakan perubahan tersebut di wajah aku. Selain itu, wajah juga kerasa lebih kenyal. Lebih pede juga kemana-mana modal face care tanpa perlu make up kecuali riasan di area mata.

Aku ngga tau ini tergolong ekstrim atau ngga ya, semoga sih engga. Heheh. Umumnya, temen-temenku akan “puasa face care” dulu nih sebelum pergantian dari produk A ke produk B. Aku ngga. Langsung lanjut penggunaannya tanpa istirahat satu haripun.

Mungkin karena sudah terbiasa pakai set face care kali ya sehari-hari selama hampir dua tahun, jadi bila tiba-tiba ngga pakai itu, semacam ada satu kegiatan yang tidak diselesaikan.

Lagi-lagi, aku mungkin bisa bilang cukup beruntung urusan transformasi face care mahal ke Scarlett Whitening dengan harga terjangkau ini.

Emang kandungan Brightly Series Scarlett Whitening apa? Kok bisa sampe bikin kenyal? Fungsinya apa untuk wajah? Review dong, penggunaan produknya selama dua minggu itu!

Bolehhh. Sabar-sabar! Hehhe.

Aku siapin di artikel berbeda aja yaaa. Di artikel ini, aku khusus bercerita journey ketemu jodoh face carenya aja. Biar ngga kepanjangan. Heheheh. Peace!

Repurchase tanpa bikin kantong kesal!

Dua minggu pemakaian rangkaian lengkap Brightly Series dari Scarlett, Glowtening Serumnya udah hampir habis. Tentu saja ngga ada masalah. Harganya super terjangkau kok. Repurchase sekarang juga harganya ngga sampe bikin kesal.

Itu tadi yang harus digarisbawahi, produk face care yang bikin nyaman, cocok di wajah, tapi cocok juga di kantong. Dengan begitu, kesehatan wajah juga terjaga secara konsisten sampai bertahun-tahun ke depan, bukan hanya beberapa bulan, lalu berhenti karena urusan harga.

Sejauh ini, merasa bersyukur dengan keputusan menjadi pengguna face care produk lokal, Scarlett Whitening, karena pada akhirnya, wajah dan dompet terselamatkan meski harus repurchase di akhir bulan.

Aku ngga akan paksa kamu untuk coba juga, tapi menurutku, bagi kamu yang sedang dalam kondisi gundah gulana di posisi mau beli ulang face care lama tapi kemahalan, Scarlett Whitening bisa jadi pilihan.

Comments