Skip to main content

Begini Prosedur Rapid Test Antigen Di RS Tentara Pematangsiantar

 Hasil rapid test antigen. Sumber foto: Efa Butar butar

Meski perjalanan dibatasi selama pandemi, Tak bisa dipungkiri, ada saja hal yang membuat seseorang harus melangkah ke luar kota terlepas suka atau tidak, nyaman atau tidak. Mengingat risiko penularan jika melakukan perjalanan selama COVID-19 sangat tinggi.

Jadi, pagi tadi aku memang melaksanakan rapid test antigen di RS Tentara Pematangsiantar ini sebagai salah satu syarat penting perjalanan via udara. Pengalaman ini pulalah yang ingin kutuang dalam blog dengan harapan banyak teman-teman yang akan terbantu lewat pengalaman ini.

Sebelum membahas lebih jauh tentang prosedur rapid test antigen, ada satu hal yang palingggg penting yang tak bisa kamu lupakan dan tinggalkan, yakni KTP. Jangan sampai lupa bawa KTP yaaa!

Jika KTP sudah aman di dalam dompet, dan kamu:

  • Akan melakukan perjalanan ke luar kota saat pandemi
  • Tinggal di Pematangsiantar
  • Berencana melakukan rapid test antigen ke RS Tentara Pematangsiantar,

Maka berikut adalah prosedur test antigen yang harus kamu ketahui:

1. Datang langsung ke RS Tentara Pematangsiantar

Kamu bisa datang langsung ke RS Tentara yang berdekatan dengan kebun binatang Pematangsiantar ini. Alamat lengkapnya berada di Jl. Gunung Simanuk Manuk No.6, Timbang Galung. Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar. Di RS ini, kamu bisa melaksanakan rapis test tanpa membuat janji terlebih dahulu.

Disarankan datang pagi hari untuk menghindari antrian yang mengular.

2. Menuju Ke Laboratorium

Lokasi rapid test antigen di RS Tentara Pematangsiantar. Foto: Efa Butar butar

Pergilah ke arah laboratorium lewat ruang IGD.

Jika belum pernah, tanyakan pada petugas tempat pelaksanaan rapid test. Umumnya petugas akan membantu mengarahkan calon pelaksana test tentang arah yang harus dilewati untuk tiba di laboratorium.

Agustus tahun lalu, pelaksanaan rapid test masih di laboratorium. Berbeda dengan pagi tadi, aku diarahkan ke ruang anggrek. Tak begitu jauh dari lokasi laboratorium.

Letak pelaksanaan test berada di bagian paling ujung ruang anggrek.

3. Lakukan pendaftaran dengan menyerahkan KTP

Petugas akan meminta KTP sebagai bentuk pendaftaran.

Dengan menyerahkan KTP, maka kamu sudah ada dalam antrian pelaksanaan rapid test antigen. Oh iya, jangan lupa pula untuk menyampaikan tujuan perjalanan kamu ya. Petugas pelaksana test biasanya akan tanyakan juga tujuan perjalanan kamu.

Lalu, tunggu hingga nama kamu dipanggil.

4. Menjalani test

Jika nama sudah dipanggil, silahkan mendekat ke arah petugas.

Lepaskan masker pelindung mulut dan hidung, lalu mendongaklah untuk memudahkan petugas mengambil sample dari hidung.

Saat alat test dimasukkan ke dalam hidung, rasanya akan sedikit ngilu, perih dan bikin pingin bersin. Hihihi. Tapi ditahan saja, proses pengambilan sample hanya sebentar kok. Tak sampai satu menit. Meski demikian, rapid test antigen yang hanya sebentar ini selalu berhasil bikin air mata menetes.

5. Melakukan pembayaran

Setelah sample diambil oleh petugas, segera bayar biaya rapid test sesuai harga yang disampaikan oleh petugas.

6. Mengunggu hasil test

Tunggu hasil rapid testmun keluar selama kurang lebih 15-20 menit. Sebisa mungkin, hindarilah duduk di tempat yang cukup jauh dari lokasi test. Tak jauh dari lokasi test ada ruang berbeda yang menyediakan tempat duduk. Tunggulah di sana sampai namamu kembali dipanggil dan hasil rapid diserahkan.

Oh iya, hasil rapid tidak disertai dengan amplop putih. Jika kamu merasa hasil rapid testmu perlu tersimpan rapi di dalam amplop, kamu bisa membawa amplopmu sendiri ya.

Biaya yang dibutuhkan

Biaya rapid test antigen di RS Tentara Pematangsiantar dibanderol Rp 250.000 per orang tanpa bisa ditawar.

Itu dia prosedur rapid test antigen di RS Tentara Pematangsiantar yang harus kamu ketahui. Semoga terbantu yaaaa.

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Cerita 4 Hari 3 Malam di Hotel Aryaduta Tugu Tani.

Masih berbicara tentang Vlog dan Blog Competition yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Januari 2020 lalu. Puncak acara ini adalah BI Netifest 2020 yang diadakan di museum Bank Indonesia sekaligus pengumuman pemenang dari seluruh kategori. Cerita selengkapnya tentang keseruan keberlangsungan acara tersebut bisa kamu baca di sini:  5 Alasan Penting Mengapa Harus Ikutan Vlog dan BlogCompetition Bank Indonesia. Jika tahun 2019 lalu tempat yang disediakan oleh Bank Indonesia bagi seluruh finalis terpilihnya adalah Hotel Grand Mercure Gajah Mada, maka tahun ini Bank   Indonesia memfasilitasi Hotel Aryaduta Tugu Tani untuk tempat penginapan selama acara, salah satu hotel berbintang 5 di Jakarta. Selama 4 hari 3 malam berada di hotel ini, masing-masing punya cerita sendiri. Termasuk aku.Masing-masing punya cerita mulai dari teman baru, view kamar, pengalaman yang di dapat, fasilitas yang ditawarkan oleh hotel, hingga hal-hal menarik apa saja yang dapat dilakukan di

Serunya Mengikuti Test CPNS di Kementerian Pertanian

Di ruang tunggu sebelum memasuki area registrasi | Foto: Efa Butar butar Yuhuuu, mana nih suaranya para pejuang CPNS? Tetap semangat, terus belajar jangan lupa berdoa dan minta restu orang tua sebelum test CPNS nya ya. Kebetulan, dari sekian ratus ribu peminat CPNS, aku salah satu di dalamnya. Heheh. Aku ambil Kementerian Pertanian dengan jabatan sesuai bidang yang dulu kuambil saat kuliah. Dan sesuai dengan jadwal yang telah dikeluarkan oleh Kementan dalam websitenya, untuk wilayah DKI Jakarta, ujian dilaksanakan di gedung Auditorium Kementerian Pertanian tanggal 11-14 Februari 2020 menyusul lokasi lain yang sudah lebih dahulu melaksanakan ujian. Dan hari ini, Rabu 12 Februari 2020 adalah jadwalku dan ratusan peserta lainnya untuk ujian. Tulisan ini kubuat setelah mengambil tas dan keluar dari ruangan ujian. Dan sebagai peserta yang telah menyelesaikan tanggungjawabnya, lega ya tentu saja. Aku sudah melaksanakan tanggung jawabku untuk melakukan yang terbaik dala

Tak Perlu Dibedah, Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur Tawarkan Cara Singkat untuk Penanganan Penyakit Kardiovaskular

Dokter pemateri dan MC | Foto: Dokumen Pribadi Petang tadi, usai menghadiri sebuah acara dibilangan Alam Sutera, tanpa sengaja aku bertemu dengan seorang Bapak paruh baya. Wajahnya sangat pucat dengan pergerakan sangat lambat. Saat itu kami sedang berada di kereta Commuter Line ke arah stasiun tanah abang. Bedanya, Beliau duduk, sementara saya dan penumpang lain berdiri. Sesaat sebelum turun, seorang Ibu yang berada persis di sisinya menuntun Beliau berdiri. “Tolong dikasih jalan ya Mas, Mba. Maaf, sakit jantung soalnya.” Tanpa perlu diminta, penumpang yang berdiri membentuk lorong kecil untuk Beliau berjalan tanpa halangan. Mungkin Beliau baru mendapatkan perawatan atau mungkin pasang ring jantung. Memang, tiap kali dihadapkan dengan penyakit yang terdengar sangat berbahaya ini, panik, hati-hati, ketakutan, cemas adalah sederet perasaan yang tak bisa dipisahkan. Dan itu wajar karena penderita penyakit jantung konon kapan saja bisa “lewat”. Tidak ada hati yang siap unt