Skip to main content

Bernostalgia dengan Cita-cita Semasa Kecil

Ilustrasi: Freepik

*Artikel ini disertakan dalam 30 hari lomba menulis untuk perayaan 1 tahun anabutarbutar.com

Penulis: Ester Hutabarat

Masa anak-anak adalah masa yang indah dengan berbagi cerita yang tidak bisa dilupakan, waktu kecil aku pun merasa masa anak-anak adalah masa untuk bermain,tidak perlu memikirkan hal yang rumit seperti dewasa sekarang. Bermain bersama teman-teman tanpa dulu ada mengenal gudget. Aneka permainan tradisional pun menjadi permainan yang selalu kami mainkan disetiap bermain. Seperti congklak yang bisa dimainkan dengan dua orang dengan cara memasukkan biji ke masing-masing lubang,sehingga akhirnya nanti semua biji itu masuk kelubang yang besar, petak umpet juga permainan yang tidak kalah menyenangkan dimana ada salah satu teman yang menjaga dengan menutup matanya, dan kemudian mencari teman-teman yang bersembunyi, dan masih banyak lagi permainan tradisional lainnya.

Sembari bermain waktu kecil kita juga sering bertanya-tanya dengan teman tentang cita-cita masing-masing. Mulai dari satu orang akan menjawab dan setelah itu bergantian dengan yang lainnya. Kalau dari aku pribadi semasa kecil aku ingin menjadi dokter, setelah masuk Sekolah Dasar cita-cita pun berubah menjadi guru, lulus dari Sekolah Dasar dan masuk Sekolah Menengah Pertama hingga lulus Sekolah Menengah Atas cita-cita ku berubah menjadi artis karena aku sendiri suka tampil di depan umum. Tapi semua yang dicita-citakan hanya tinggal cerita yang jika diingat kembali akan menjadi cerita lucu, karena setelah masuk ke Perguruan Tinggi dengan mengambil jurusan Akuntansi di sana mulai terarahnya cita-cita sesuai dengan bidang jurusan yang ku ambil. Sekarang aku memfokuskan cita-cita sebagai seorang Accounting. Dan setelah lulus dari perkuliahan, aku mencoba peruntungan nasib ke beberapa Bank. Akupun mulai mencoba mengirim lamaran, cuma satu seingat ku, aku masuk dalam panggilan sebuah Bank, tapi di tahap wawancara aku gagal. Dari pada tetap terus menunggu panggilan Bank lainnya yang tidak kunjung datang, aku mulai mengirim lamaran ke berbagai perusahaan. Dan di beberapa perusahaan yang ku lamar, ternyata aku dipanggil oleh suatu perusahaan yang bergerak di bidang Variasi Mobil dan body repair sebagai seorang  Accounting sesuai dengan jurusan ku di waktu kuliah, walaupun dulu keiinginan ku  bekerja disebuah Bank.

Selama aku bekerja selama tiga tahun di perusahaan tersebut ternyata, aku mulai menikmati pekerjaannya. Banyak hal yang ku dapat dari sini, yang mungkin kalau aku bekerja di Bank aku tidak bisa banyak mengenal tentang mobil. Di pekerjaan ini walaupun aku mempunyai jobdesc pekerjaan sebagai Accounting, tapi aku juga turun tangan bagaimana menjual barang yang kami punya untuk dijual sebagai perusahaan yang bergerak di bidang variasi mobil dan body repair. Ketika mulai bernegosiasi dengan pelanggan,ada tantangan tersendiri dalam melakukannya. Dan apalagi jika kita berhasil menjual barang tersebut ada kepuasan tersendiri yang dirasakan.

Walaupun pekerjaaan kita sekarang tidak sesuai dengan cita-cita kita dulu waktu kecil. Percayalah Tuhan tidak pernah salah menempatkan kita disuatu pekerjaan sekarang. Apapun profesi yang sedang kita kerjakan, bertanggung jawablah dengan apa yang kita kerjakan. Karena diluar sana ada banyak yang belum beruntung mendapatkan pekerjaan dan ingin menginginkan diposisi kita sekarang. Teruntuk kamu yang bisa mewujudkan cita-citanya waktu kecil, bersyukurlah karena kamu orang yang beruntung diantara yang lain tidak bisa mewujudkan mimpi waktu kecilnya. Dan untuk kita semua apa pun profesi yang sekarang kita kerjakan jadilah berkat ditempat kerja dan orang-orang disekitar mu.

Comments

  1. Permainan dulu sangat berbeda dengan sekarang. Rindu masa kecil dulu

    ReplyDelete
  2. Kalau ditanya cita-cita dulu sangat gampang untuk diungkapkan, tidak memikirkan panjang bagaimana untuk mencapai tujuan itu.

    ReplyDelete
  3. Permainan dulu menjadikan semuanya mengenali teman satu sama lain. berbeda dengan sekarang yang anak-anak memakai gawai.

    ReplyDelete
  4. teringat masa kecil dulu ingin jadi dokter, setiap ditanya cita-cita apa,aku ingin jadi dokter. ternyata semuanya tidak semudah itu untuk menggapai cita-cita tersebut.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

[Review] Cerita 4 Hari 3 Malam di Hotel Aryaduta Tugu Tani.

Masih berbicara tentang Vlog dan Blog Competition yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Januari 2020 lalu. Puncak acara ini adalah BI Netifest 2020 yang diadakan di museum Bank Indonesia sekaligus pengumuman pemenang dari seluruh kategori. Cerita selengkapnya tentang keseruan keberlangsungan acara tersebut bisa kamu baca di sini:  5 Alasan Penting Mengapa Harus Ikutan Vlog dan BlogCompetition Bank Indonesia. Jika tahun 2019 lalu tempat yang disediakan oleh Bank Indonesia bagi seluruh finalis terpilihnya adalah Hotel Grand Mercure Gajah Mada, maka tahun ini Bank   Indonesia memfasilitasi Hotel Aryaduta Tugu Tani untuk tempat penginapan selama acara, salah satu hotel berbintang 5 di Jakarta. Selama 4 hari 3 malam berada di hotel ini, masing-masing punya cerita sendiri. Termasuk aku.Masing-masing punya cerita mulai dari teman baru, view kamar, pengalaman yang di dapat, fasilitas yang ditawarkan oleh hotel, hingga hal-hal menarik apa saja yang dapat dilakukan di

Serunya Mengikuti Test CPNS di Kementerian Pertanian

Di ruang tunggu sebelum memasuki area registrasi | Foto: Efa Butar butar Yuhuuu, mana nih suaranya para pejuang CPNS? Tetap semangat, terus belajar jangan lupa berdoa dan minta restu orang tua sebelum test CPNS nya ya. Kebetulan, dari sekian ratus ribu peminat CPNS, aku salah satu di dalamnya. Heheh. Aku ambil Kementerian Pertanian dengan jabatan sesuai bidang yang dulu kuambil saat kuliah. Dan sesuai dengan jadwal yang telah dikeluarkan oleh Kementan dalam websitenya, untuk wilayah DKI Jakarta, ujian dilaksanakan di gedung Auditorium Kementerian Pertanian tanggal 11-14 Februari 2020 menyusul lokasi lain yang sudah lebih dahulu melaksanakan ujian. Dan hari ini, Rabu 12 Februari 2020 adalah jadwalku dan ratusan peserta lainnya untuk ujian. Tulisan ini kubuat setelah mengambil tas dan keluar dari ruangan ujian. Dan sebagai peserta yang telah menyelesaikan tanggungjawabnya, lega ya tentu saja. Aku sudah melaksanakan tanggung jawabku untuk melakukan yang terbaik dala

Tak Perlu Dibedah, Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur Tawarkan Cara Singkat untuk Penanganan Penyakit Kardiovaskular

Dokter pemateri dan MC | Foto: Dokumen Pribadi Petang tadi, usai menghadiri sebuah acara dibilangan Alam Sutera, tanpa sengaja aku bertemu dengan seorang Bapak paruh baya. Wajahnya sangat pucat dengan pergerakan sangat lambat. Saat itu kami sedang berada di kereta Commuter Line ke arah stasiun tanah abang. Bedanya, Beliau duduk, sementara saya dan penumpang lain berdiri. Sesaat sebelum turun, seorang Ibu yang berada persis di sisinya menuntun Beliau berdiri. “Tolong dikasih jalan ya Mas, Mba. Maaf, sakit jantung soalnya.” Tanpa perlu diminta, penumpang yang berdiri membentuk lorong kecil untuk Beliau berjalan tanpa halangan. Mungkin Beliau baru mendapatkan perawatan atau mungkin pasang ring jantung. Memang, tiap kali dihadapkan dengan penyakit yang terdengar sangat berbahaya ini, panik, hati-hati, ketakutan, cemas adalah sederet perasaan yang tak bisa dipisahkan. Dan itu wajar karena penderita penyakit jantung konon kapan saja bisa “lewat”. Tidak ada hati yang siap unt