Skip to main content

Jatuh Cinta Pada Dia yang Mengerti Tanggal Tua


Ngeh ngga sih, orang orang yang baru punya pacar pasti yang diomongin pacarnyaaaa melulu. Maklumlah, namanya juga baru jatuh cinta. Sebaliknya, para jomblo yang diomongin pasti urusan jodoh yang masih belum kelihatan juntrungannya.

Padahal, tau ngga? Memiliki pacar itu ngga jaminan menjadi bahagia, dan menjadi jomblo ngga melulu menderita dan tidak merasa dicinta.

Urusan bahagia dan cinta, sejujurnya dia datang dari berbagai arah dan dengan berbagai cara. Sebagian orang yang memiliki pasangan bisa jadi pasangan mereka adalah salah satu sumber kebahagiaan mereka. Dan mereka yang masih berstatus single alias jomblo, masih banyak sumber lain yang bahkan sebetulnya cukup ramai untuk dilist:
1. Keluarga
2. Sahabat
3. Rekan kerja
4. Hewan peliharaan
5. Lingkungan tempat tinggal, bahkan
6. Rejeki dadakan memiliki potensi untuk memberi kebahagiaan.

Selain memiliki andil untuk memberi kebahagiaan, list di atas juga berpotensi membuatmu jatuh cinta? Betulkah?

Sebelumnya, kita bahas dulu yuk apa itu jatuh cinta.

Jatuh cinta terdiri dari dua suku kata. Jatuh dan cinta.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), jatuh memiliki makna: memberi atau menaruh

Sedang defenisi cinta sendiri adalah suka sekali; sayang benar. Ini bisa ditujukan kesemua makhluk.

Yang artinya adalah, jatuh cinta itu tak hanya sekedar saling memberikan hati kepada lawan jenis. Jatuh cinta bisa jadi bagian dari memberi dan menerima yang intens hingga akhirnya menimbulkan rasa untuk saling menyayangi. Bisa antara orang tua dan anak, bisa antar sahabat, bahkan bisa dengan produk yang memberimu rasa bahagia.

Eh, gimana gimana? Bisa jatuh cinta dengan produk? Kok?

Tentang jatuh cinta pada produk.
Katakanlah kamu melihat sesuatu yang sangat kamu suka. Kamu akan melakukan apa saja untuk bisa mendapatkan hal yang kamu suka tersebut. Termasuk menghemat dan menahan diri dari godaan jajanan yang terasa makin nikmat saat ditolak.

Sama seperti saat melihat seseorang yang kamu suka, sebisa mungkin kamu berusaha untuk memilikinya. Begitu juga cara kerja produk bagi manusia. Dia membuatmu jatuh cinta lalu membiarkanmu mencarinya kembali sampai kamu mendapatkannya.

Aku suka staycation. Suka sekali. Apalagi jika dilakukan di pertengahan atau akhir bulan. Saat segala sesuatu terasa berat, saat semua pekerjaan bertumpu di satu titik dan membuat kepala berkunang-kunang. Dannnn, saat kondisi keuanganpun ikut bikin geleng-geleng.



Aku bahkan bisa katakan bahwa staycation itu bagian dari me timeku.

Tapiii ya, staycation itu sulit sekali dilakukan di akhir bulan. Kecuali jika kamu memang punya budget sendiri untuk itu.

Dan di tengah kegamangan batin antara mau staycation tapi ingin menghemat menanti gaji turun lamat-lamat Atau memaksa staycation tapi urusan perut malah berantakan?

Secinta apapun aku pada staycation, aku masih waras dan memilih pilihan pertama. Meski demikian, aku masih terus mencari cara agar keinginanku untuk staycation bisa terealisasi.

Emang ya, kata orang, saat kamu benar-benar menginginkan sesuatu, semesta akan turut bekerja untuk membuatnya menjadi nyata.

Di satu waktu, aku dipertemukan dengan postingan salah satu yang sepertinya sepaham denganku. Tergila-gila dengan staycation. Dan ya, saat itu OYO Hotels Indonesia sedang mengadakan campaign #GengRebahan.

Setiap orang yang menggunakan kode promo tersebut akan berhak atas potongan 50% up to 500.000.

Kebayang ngga sih, potongan up to 50% lho! Biasanya dapet potongan 150.000 aja udah syukur banget. Ini malah 3 kali lipatnya. Dan buatku, ini adalah jawaban dari keinginanku. Saat itu juga, 22 Januari 2020, aku staycation di salah satu hotel di Jakarta, yakni OYO Town House 2 Gunung Sahari.

Aku bahkan berangkat ke kantor dari hotel ini 

Menikmati Fasilitas yang Cukup Lengkap dengan Bayaran yang Super Ringan
Dengan bayaran tidak sampai Rp 100.000, setidaknya berikut adalah beberapa fasilitas yang kunikmati dari staycation di OYO:

  • Harga yang sangat terjangkau tentu saja
  • Tempat tidur yang bersih dan nyaman
  • Banyak sekali pilihan untuk menginap. Bisa disesuaikan dengan tempat tinggal atau tempat tujuan jika ingin ke tempat lain dikeesokan harinya
  • Pelayanan Customer Service yang ramah, dan cekatan.
  • Tersedia kolam renang
  • Kamar yang super luas untuk harga yang super terjangkau
  • Tersedia restoran
  • Kamar mandi bersih
  • Difasilitasi dengan sabun mandi, shampoo dan handuk
  • Tersedia kettle dan gelas untuk 2 orang tamu


Well, fasilitas-fasilitas ini memang menjadi sesuatu yang lumrah dilihat di hotel. Tapi maksudku adalah, ini OYO gitu. Yang bayarnya bahkan ngga sampai Rp 100.000 tapi fasilitas selengkap yang harga di atas minimal 300.000 lah. Dan yaaa, aku cukup takjub sih. 



Ngomong-ngomong, sejak awal aku memang membahas tentang staycation dan mungkin kalian bertanya-tanya, apa sih manfaat staycation di hotel?

Aku tidak tahu bagaimana dengan orang lain, namun untukku pribadi, dengan menikmati sehari di hotel setidaknya aku mendapatkan banyak sekali hal bagi diriku sendiri:
  • Konten tentu saja
  • Mencari ketenangan 
  • Menikmati kesendirian dan menginap seharian itu buatku ampuh banget untuk menetralisir pikiran-pikiran yang berkecamuk karena merasa tak mampu hadapi semua hal yang membebani
  • Breakfast mewah tentu saja. 
Dann ya, aku menyukai OYO Hotels Indonesia yang begitu paham dengan kebutuhan milenial akan staycation. Aku jatuh cinta pada OYO Hotels yang mengerti tanggal tua. 

Mungkin ini bisa jadi sedikit catatan juga yang bisa merubah perspektif kamu mendefenisikan makna cinta. Cinta tak melulu tentang pacar, tentang bunga, tentang coklat, tentang romantic dinner. Cinta juga bisa tentangmu dan hal yang kamu suka. Lalu membaur memberi sesuatu yang menenangkan dan menyenangkan jiwamu. 

Karena cinta, OYO juga bisa.

Last, jika aku bisa menikmati semua hal mewah dari OYO ini, aku juga ingin kamu, kamu dan kamu yang menyempatkan diri membaca artikel ini untuk bisa menikmati hal yang sama dengan yang telah lebih dulu kunikmati. 

Install aplikasi OYO dan follow media sosial OYO Hotels Indonesia seperti yang kulakukan di bawah ini, karena hanya OYO yang tau bagaimana membuatmu tertawa meski dompet rasanya sedang berduka. 




Comments

Popular posts from this blog

[Review] Cerita 4 Hari 3 Malam di Hotel Aryaduta Tugu Tani.

Masih berbicara tentang Vlog dan Blog Competition yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Januari 2020 lalu. Puncak acara ini adalah BI Netifest 2020 yang diadakan di museum Bank Indonesia sekaligus pengumuman pemenang dari seluruh kategori. Cerita selengkapnya tentang keseruan keberlangsungan acara tersebut bisa kamu baca di sini:  5 Alasan Penting Mengapa Harus Ikutan Vlog dan BlogCompetition Bank Indonesia. Jika tahun 2019 lalu tempat yang disediakan oleh Bank Indonesia bagi seluruh finalis terpilihnya adalah Hotel Grand Mercure Gajah Mada, maka tahun ini Bank   Indonesia memfasilitasi Hotel Aryaduta Tugu Tani untuk tempat penginapan selama acara, salah satu hotel berbintang 5 di Jakarta. Selama 4 hari 3 malam berada di hotel ini, masing-masing punya cerita sendiri. Termasuk aku.Masing-masing punya cerita mulai dari teman baru, view kamar, pengalaman yang di dapat, fasilitas yang ditawarkan oleh hotel, hingga hal-hal menarik apa saja yang dapat dilakukan di

Serunya Mengikuti Test CPNS di Kementerian Pertanian

Di ruang tunggu sebelum memasuki area registrasi | Foto: Efa Butar butar Yuhuuu, mana nih suaranya para pejuang CPNS? Tetap semangat, terus belajar jangan lupa berdoa dan minta restu orang tua sebelum test CPNS nya ya. Kebetulan, dari sekian ratus ribu peminat CPNS, aku salah satu di dalamnya. Heheh. Aku ambil Kementerian Pertanian dengan jabatan sesuai bidang yang dulu kuambil saat kuliah. Dan sesuai dengan jadwal yang telah dikeluarkan oleh Kementan dalam websitenya, untuk wilayah DKI Jakarta, ujian dilaksanakan di gedung Auditorium Kementerian Pertanian tanggal 11-14 Februari 2020 menyusul lokasi lain yang sudah lebih dahulu melaksanakan ujian. Dan hari ini, Rabu 12 Februari 2020 adalah jadwalku dan ratusan peserta lainnya untuk ujian. Tulisan ini kubuat setelah mengambil tas dan keluar dari ruangan ujian. Dan sebagai peserta yang telah menyelesaikan tanggungjawabnya, lega ya tentu saja. Aku sudah melaksanakan tanggung jawabku untuk melakukan yang terbaik dala

Tak Perlu Dibedah, Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur Tawarkan Cara Singkat untuk Penanganan Penyakit Kardiovaskular

Dokter pemateri dan MC | Foto: Dokumen Pribadi Petang tadi, usai menghadiri sebuah acara dibilangan Alam Sutera, tanpa sengaja aku bertemu dengan seorang Bapak paruh baya. Wajahnya sangat pucat dengan pergerakan sangat lambat. Saat itu kami sedang berada di kereta Commuter Line ke arah stasiun tanah abang. Bedanya, Beliau duduk, sementara saya dan penumpang lain berdiri. Sesaat sebelum turun, seorang Ibu yang berada persis di sisinya menuntun Beliau berdiri. “Tolong dikasih jalan ya Mas, Mba. Maaf, sakit jantung soalnya.” Tanpa perlu diminta, penumpang yang berdiri membentuk lorong kecil untuk Beliau berjalan tanpa halangan. Mungkin Beliau baru mendapatkan perawatan atau mungkin pasang ring jantung. Memang, tiap kali dihadapkan dengan penyakit yang terdengar sangat berbahaya ini, panik, hati-hati, ketakutan, cemas adalah sederet perasaan yang tak bisa dipisahkan. Dan itu wajar karena penderita penyakit jantung konon kapan saja bisa “lewat”. Tidak ada hati yang siap unt