Skip to main content

Meski Dilarang Mandi, Ini Beberapa Hal yang Dapat Dilakukan di Pantai Parangtritis

Bermain di bibir pantai Parang Tritis | Foto: Dokumen Pribadi

Bicara tentang Jogjakarta. Pantai Parang Tritis itu memang cantik sekali. Aku bahkan sampai bingung mendeskripsikannya. Heheh.

Sedikit mirip dengan pantai pantai di Bali, biru cerah dengan ombaknya yang besar. Bedanya adalah, saat turis-turis mancanegara malah mengejar ombak di Bali untuk kebutuhan surfing, maka wisatawan di Parang Tritis tidak diijinkan untuk mandi.

Sebabnya sederhana, saat masuk gapuranya saja, petugas sudah memberikan warning. Tidak diijinkan mandi. Pengumuman serupa pun dapat ditemukan tepat di depan gapura. Tulisannya gede gede. Pengunjung dilarang mandi.

Bisa jadi ombak yang kuat kurang bersahabat dan dikhawatirkan wisatawan tidak sanggup untuk menantangnya lalu tenggelam di sana. Bisa jadi lhoo yaa. Yang jelas larangan tersebut ditujukan untuk faktor keamanan semua pihak.

Harga tiket masuk ke tempat ini cukup terjangkau, hanya Rp 30.000 saja untuk 3 orang. Tidak ada batasan waktu. Sepuasmu. Hanya ada sedikit biaya tambahan seperti toilet untuk berganti pakaian yang lebih nyaman dan menyenangkan saat di pantai dan biaya parkir yang sepertinya memang sama rata di seantero Jogjakarta, Rp 3.000 saja.

Meski tidak diijinkan berenang, ada banyak hal yang bisa dinikmati selama di Pantai Parang Tritis, seperti:

1. Bikin video singkat dan koleksi foto
Parang Tritis itu bagus. Kamu mau gimana pun, selama memang bidikan kameranya tepat dan tidak goyang, hasilnya tentu akan memuaskan juga. Buat kamu yang suka bikin video, tempat ini juga bisa kamu manfaatkan untuk shoot shoot video singkat dengan berbagai tema seperti romantisme atau komedi. Seperti ini contohnya.

Oh ya, kalau kebetulan tidak punya keahlian untuk memotret, tenang saja, di sana ada semacam booth jasa sewa foto gitu. Jadi si fotographer akan foto, hasilnya bisa langsung kamu bawa pulang setelah bayar biayanya. Eh, ngga gratis? Ya engga lah! Enak amat. Pipis aja bayar kok. Hahaha

2. Menikmati Suasana dengan Menggunakan Delman
Saat berada di sini, aku dan temanku memang tak menggunakan delman, namun terlihat sangat jelas beberapa pengunjung menggunakan transportasi yang dikendarai oleh kuda itu berkeliling sepanjang bibir pantai menikmati keindahan.

Begitu tiba di sana, kamu juga akan melihat bagaimana warga sekitar yang memiliki delman ini menawarkan jasanya membawamu berkeliling Parangtritis.

3. Sewa Jeep Pantai
Jika tak tertarik dengan delman dan ingin merasakan hal yang lebih menantang, kamu bisa menggunakan motor jeep pantai yang juga disewakan oleh warga sekitar.

4. Bermain Pasir
Ini juga bisa menjadi pilihan saat kamu tak berniat untuk melakukan apapun. Hanya bermain pasir, menikmati lembut pasir di kulit tanganmu. Tapi tetap harus hati-hati karena pasir di pantai Parangtritis tak sama dengan pasir di pantai berbeda. Lebih mirip debu dibanding pasir.

5. Sewa Tenda
Jika tujuanmu ke pantai ini hanyalah menikmati kesunyian dan debur ombak, kamu bisa menyewa tenda yang banyak tersedia di sepanjang pantai untuk satu dua jam atau sampai kamu benar-benar merasa senang dan tenang.

Tak perlu bayar mahal, hal-hal sederhana ini bisa kamu lakukan di pantai Parangtritis namun tetap bisa menyenangkan hati.

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Cerita 4 Hari 3 Malam di Hotel Aryaduta Tugu Tani.

Masih berbicara tentang Vlog dan Blog Competition yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Januari 2020 lalu. Puncak acara ini adalah BI Netifest 2020 yang diadakan di museum Bank Indonesia sekaligus pengumuman pemenang dari seluruh kategori. Cerita selengkapnya tentang keseruan keberlangsungan acara tersebut bisa kamu baca di sini:  5 Alasan Penting Mengapa Harus Ikutan Vlog dan BlogCompetition Bank Indonesia. Jika tahun 2019 lalu tempat yang disediakan oleh Bank Indonesia bagi seluruh finalis terpilihnya adalah Hotel Grand Mercure Gajah Mada, maka tahun ini Bank   Indonesia memfasilitasi Hotel Aryaduta Tugu Tani untuk tempat penginapan selama acara, salah satu hotel berbintang 5 di Jakarta. Selama 4 hari 3 malam berada di hotel ini, masing-masing punya cerita sendiri. Termasuk aku.Masing-masing punya cerita mulai dari teman baru, view kamar, pengalaman yang di dapat, fasilitas yang ditawarkan oleh hotel, hingga hal-hal menarik apa saja yang dapat dilakukan di

Serunya Mengikuti Test CPNS di Kementerian Pertanian

Di ruang tunggu sebelum memasuki area registrasi | Foto: Efa Butar butar Yuhuuu, mana nih suaranya para pejuang CPNS? Tetap semangat, terus belajar jangan lupa berdoa dan minta restu orang tua sebelum test CPNS nya ya. Kebetulan, dari sekian ratus ribu peminat CPNS, aku salah satu di dalamnya. Heheh. Aku ambil Kementerian Pertanian dengan jabatan sesuai bidang yang dulu kuambil saat kuliah. Dan sesuai dengan jadwal yang telah dikeluarkan oleh Kementan dalam websitenya, untuk wilayah DKI Jakarta, ujian dilaksanakan di gedung Auditorium Kementerian Pertanian tanggal 11-14 Februari 2020 menyusul lokasi lain yang sudah lebih dahulu melaksanakan ujian. Dan hari ini, Rabu 12 Februari 2020 adalah jadwalku dan ratusan peserta lainnya untuk ujian. Tulisan ini kubuat setelah mengambil tas dan keluar dari ruangan ujian. Dan sebagai peserta yang telah menyelesaikan tanggungjawabnya, lega ya tentu saja. Aku sudah melaksanakan tanggung jawabku untuk melakukan yang terbaik dala

Tak Perlu Dibedah, Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur Tawarkan Cara Singkat untuk Penanganan Penyakit Kardiovaskular

Dokter pemateri dan MC | Foto: Dokumen Pribadi Petang tadi, usai menghadiri sebuah acara dibilangan Alam Sutera, tanpa sengaja aku bertemu dengan seorang Bapak paruh baya. Wajahnya sangat pucat dengan pergerakan sangat lambat. Saat itu kami sedang berada di kereta Commuter Line ke arah stasiun tanah abang. Bedanya, Beliau duduk, sementara saya dan penumpang lain berdiri. Sesaat sebelum turun, seorang Ibu yang berada persis di sisinya menuntun Beliau berdiri. “Tolong dikasih jalan ya Mas, Mba. Maaf, sakit jantung soalnya.” Tanpa perlu diminta, penumpang yang berdiri membentuk lorong kecil untuk Beliau berjalan tanpa halangan. Mungkin Beliau baru mendapatkan perawatan atau mungkin pasang ring jantung. Memang, tiap kali dihadapkan dengan penyakit yang terdengar sangat berbahaya ini, panik, hati-hati, ketakutan, cemas adalah sederet perasaan yang tak bisa dipisahkan. Dan itu wajar karena penderita penyakit jantung konon kapan saja bisa “lewat”. Tidak ada hati yang siap unt