Hal-hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Memesan Kamar Hotel untuk Staycation

Lobby hotel | Foto: Dokumen Pribadi

Pengertian Staycation
Staycation adalah sebuah kegiatan liburan yang biasanya dilakukan di suatu lokasi yang dekat dengan tempat tinggal.

Pilihannya banyak. Ada yang memilih untuk menonton film layar lebar, ada yang menyendiri di sebuah tempat yang sepi, ada pula yang memesan hotel lalu menghabiskan waktu di sana sendirian sembari merenung akan berbagai hal. 

Mengapa Harus Staycation?
Aku adalah salah satu orang yang memilih staycation di hotel untuk merenungkan banyak hal yang masih membuatku bingung. Kok bingung? Iya, rasanya ada banyak pertanyaan yang bersarang di benak namun saking banyaknya bingung yang mana yang harus dikeluarkan dan dijawab terlebih dahulu. 

Bagiku menyendiri seperti sebuah waktu untuk evaluasi diri. Centang satu per satu impian yang pernah dilist dalam benak. Memikirkan lagi apa yang harus dilakukan di waktu waktu mendatang agar hidup tak hidup begitu saja. Atau kadang, staycation untukku bertujuan untuk mencari berbagai sumber inspirasi atau ide tulisan. 

Kok harus ke hotel?

Sebetulnya ya tidak harus, banyak ide bertebaran di setiap beraktifitas. Mereka kadang muncul tanpa diundang, kadang sudah dipaksa untuk datangpun, mereka tak mau datang. Biasanya ini terjadi ketika di tempat ramai. 

Saat kepikiran beberapa ide tulisan, eh ada saja yang ajak bicara. Kalau tidak cepat-cepat dituliskan, kerepotan juga harus kehilangan satu ide yang mungkin bisa menghasilkan satu tulisan yang memberikan inspirasi bagi banyak orang. 

Dengan menyendiri, menikmati berbagai fasilitas yang memberi kenyamanan, berpikir akan lebih tenang. Kumpulan-kumpulan ide yang bermunculan dalam benak bisa dirajut menjadi satu kesatuan yang utuh. Menjadi kumpulan beberapa paragraf yang berkesinambungan dan memiliki makna.

Yang Harus Diperhatikan Sebelum Memesan Hotel
Ngomong-ngomong tentang staycation, ada banyak hal yang aku perhatikan sebelumnya. Tujuannya sih sederhana. Aku ingin staycation ini untuk mendapatkan kenyamanan yang maksimal, sayang rasaya aku sudah bayar mahal-mahal malah berakhir mengecewakan. Untuk itu, berikut adalah beberapa hal yang biasanya aku perhatikan sebelum memilih hotel untuk staycation.

1. Website Resmi Hotel
Rambut sama hitam, isinya sih beda-beda. Hihihi. Sama. Meski terkesan sepele, aku selalu mencari tahu website resmi sebuah hotel yang akan kuinapi atau yang akan kupesan. 

Buat apa sih?

Biasanya aku memesan lewat Online Travel Agent (OTA). Yang namanya bekerja sama dengan pihak ketiga, pemilik hotel tentu akan memberikan gambar-gambar sudut ruang hotel yang mereka punya untuk ditayangkan di OTA. 

Konsumen tergiur? Tentu saja! Betapa mudahnya saat ini menghasilkan foto yang memanjakan mata. Banyak aplikasi editing, banyak pula jenis kamera yang setiap putaran lensa dan bidikannya akan menghasilkan foto yang tampak cantik. Belum lagi permainan lampu dan penempatan properti yang apik. 

Bisa dikatakan, padanan keseluruhan ini akan memunculkan foto yang membuat pembaca atau calon tamu tergoda dan merasa nyaman hanya dengan melihat gambar-gambar yang tersaji. Namun saat tiba di sana, eh, tidak ada mirip-miripnya dengan yang difoto alias zonk! Hehhe. 

Menghindari ini, aku biasanya main main ke Google pencarian dan mencari tahu apakah hotel yang akan kupesan memiliki website sendiri. Foto bisa saja dengan mudah mengelabui mata calon tamu. Tapi tidak dengan website. 

Website yang terurus, ada update setidaknya sekali beberapa hari, memiliki kontak yang jelas, terdeteksi oleh Google Maps, serta memberi koneksi antara calon tamu langsung ke Customer Service adalah beberapa penilaian yang bagiku menunjukkan profesionalisme hotel tersebut. 

Kaitannya apa dengan memesan hotel?

Bagiku, website itu adalah "wajah" sebuah Coorporate. Sebuah perusahaan. Semakin profesional website yang terlihat, semakin aku percaya pada hotel tersebut. Jika website aja diurus, maka kemungkinan besar seluruh fasilitas yang ada di hotel tersebut juga akan diperlakukan sama. Maka harapannya tingkat kekecewaan pemesanan hotel juga semakin bisa ditekan. 

2. Harga
Ini jelas. Biasanya kondisi butuh asupan staycation itu adalah pertengahan hingga akhir bulan. Waktu-waktu rentan belum gajian. Hehehhe. Atau waktu-waktu tertentu yang perlu kurayakan sendiri, seperti saat ulangtahunku.

Untuk itu, demi mendapatkan staycation yang nyaman, menyenangkan dengan fasilitas terbaik, biasanya aku mencari disaat saat OTA ulang tahun atau hotel tersebut ulang tahun atau saat perayaan waktu tertentu. Biasanya di saat saat seperti itulah harga untuk hotel bintang 4 bahkan 5 turun harga.

Yang biasanya 1jtan, bisalah dapet setengah harga. Manfaatin juga promo yang tersedia di OTA atau website hotel yang akan dipesan. Lumayan untuk mengurangi harga.

3. Fasilitas
Di artikel sebelum-sebelumnya, aku pernah mengulas bagaimana salah satu hotel bintang 3 tidak menyediakan sendal untuk tamu. Saat aku menginap di sana dengan temanku, kebetulan sedang ada wacana tsunami di daerah Banten jika kau mengingatnya. 

Aku yang saat itu hanya membawa sepasang sneakers, kalang kabut dan bingung untuk mengambil tindakan penyelamatan diri. Terlalu lama rasanya jika harus menggunakan sepatu. Aku buru-buru mencari sendal dan ta daa! Tidak ada sendal di sana. Hahah. 

Hotel tanpa fasilitas sendal | Foto: Dokumen Pribadi

Fasilitas yang tersedia harus dicari tau sebelum memutuskan untuk memesan sebuah hotel kalau tidak ingin kecewa saat menikmati kamar yang telah dipesan. Biasanya beda type kamar, beda pula fasilitas yang tersedia. Dan semakin mahal harga yang dibayar, semakin lengkap pula fasilitas yang tersedia di kamar tersebut. Oh ya, perbedaan harga ini juga berpengaruh ke ukuran tempat tidur yang akan didapat. 

Salah satu pengaruh harga adalah ukuran tempat tidur | Foto: Dokumen Pribadi

4. Review Di OTA maupun di website Resmi
Review, kalau dari aku sendiri rating sebuah produk di e-commerce biasanya kutargetkan di 4,7. Sedangkan untuk hotel setidaknya mereka memiliki nilai 4 dari akumulasi tamu yang telah mereview saat menginap di sana. 

Jika di bawah 4, aku lebih memilih untuk mencari hotel lain daripada harus kecewa karena iklan, fasilitas serta pelayanan yang biasanya tak sejalan. Hehhe

5. Mencari Tahu Artikel yang Bercerita Tentang Pengalaman Staycation di Hotel tersebut
Ini dia salah satu pentingnya Blogger. Mereka yang senang mereview pengalaman menginap di sebuah tempat tentu akan menjadi masukan tambahan untuk memutuskan apakah harus menginap di sana atau tidak. 

Komentar

  1. Waaahhh kadang kalo lagi traveling kw suatu kota, aku suka ngacak gitu aja nyari penginapannya. Kadang kecewa berat, kadang ya alhamdulillah dapat yang enak. Setelah mampir ke mari, iya juga ya. Kalau mau nyaman, ya lebih teliti dan mau luangin waktu lebih untuk cari tau tentang si penginapan ya. Tapi kadang aku lebih suka nyari review dari blogger sih.

    BalasHapus
  2. Kalau ingin nyaman memang harus rada ber-effort juga ya, karena kalau akomodasinya nggak nyaman, staycation yang harusnya menyenangkan malah bikin bete :D

    acipah.com

    BalasHapus
  3. Salah satu alasannya ya karena mau me time dengan cari suasana lebih tenang di hotel. Biasanya milih-milih lihat dari web resmi sama review temen-temen blogger.

    BalasHapus

Posting Komentar